MANCANEGARA

Gurun Terkering Di Dunia Mendadak Jadi Lautan Bunga

73
×

Gurun Terkering Di Dunia Mendadak Jadi Lautan Bunga

Sebarkan artikel ini

ATACAMA, Chili – Pemandangan tak biasa muncul di Gurun Atacama, Chili. Kawasan yang dikenal sebagai salah satu gurun terkering di dunia itu kini dipenuhi hamparan bunga liar berwarna-warni setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada awal tahun.

Fenomena yang dikenal sebagai Desierto Florido, atau “gurun berbunga”, membuat lanskap Atacama yang biasanya didominasi batu, pasir, dan tanah berwarna cokelat berubah menjadi kawasan yang dipenuhi vegetasi.

Curah hujan yang jauh lebih tinggi dari biasanya memberikan cukup air bagi jutaan biji dan umbi yang selama bertahun-tahun berada dalam kondisi dorman untuk kembali tumbuh. Sejumlah tanaman bahkan disebut telah menunggu selama puluhan tahun sebelum akhirnya kembali bermekaran.

Menurut Jorge Carabantes dari Perusahaan Hutan Nasional Chili (CONAF), fenomena kali ini tergolong tidak biasa karena melibatkan lebih dari 200 spesies tumbuhan.

“Ini adalah fenomena unik,” kata Carabantes kepada Associated Press, seraya menjelaskan bahwa intensitas mekarnya bunga tahun ini berbeda dari fenomena serupa yang pernah terjadi di kawasan lain.

Gurun Atacama membentang sekitar 1.600 kilometer di sepanjang pesisir utara Chili, di antara Samudra Pasifik dan Pegunungan Andes. Meski kemunculan bunga di kawasan tersebut memang dapat terjadi ketika musim dingin berganti ke musim semi, kondisi tahun ini membuat wilayah yang biasanya tandus tampak jauh lebih semarak.

Fenomena tersebut juga menarik perhatian pengunjung. Felix Banda, warga Chili yang telah lama tinggal di Australia, mengaku terkejut melihat perubahan lanskap Atacama saat kembali berkunjung.

“Saya selalu mengira tempat ini hanya akan berwarna cokelat,” ujarnya. Ia mengatakan telah mengetahui bahwa hujan turun cukup deras dan semula hanya membayangkan akan menemukan sedikit tanaman hijau.

Namun, kenyataan yang dilihatnya jauh berbeda.

Hamparan bunga yang muncul di antara bukit berbatu membuat Gurun Atacama untuk sementara tampil seperti padang bunga raksasa, sebuah pemandangan langka di salah satu lingkungan paling kering di planet ini.