Menjelang MotoGP Mandalika 2026, berbagai persiapan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, terus dimatangkan. Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9–11 Oktober 2026.
Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menyatakan kesiapan penyelenggaraan telah mencapai 95 persen dan kini memasuki tahap pemeriksaan akhir.
Persiapan mencakup sirkuit, operasional balapan, transportasi, keamanan, kesehatan, akomodasi hingga pelayanan penonton. Sebanyak 400 marshal juga disiapkan dan akan menjalani pelatihan pada 5–8 Oktober.
Dari sisi keamanan, sejumlah personel dan sarana pendukung telah dipersiapkan. ITDC menyebut 170 personel keamanan serta 550 personel pengendalian massa akan dikerahkan dengan berkoordinasi bersama berbagai pihak.
Sementara itu, Ditlantas Polda NTB menyiapkan 50 kendaraan roda empat dan mengerahkan 350 personel, ditambah 30 personel dari Kakorlantas Polri untuk mendukung pengamanan serta kelancaran arus lalu lintas.
Transportasi penonton juga menjadi perhatian. Sebanyak 118 shuttle bus disiapkan untuk mobilitas di dalam kawasan Mandalika, ditambah 35 shuttle yang disediakan Pemerintah Provinsi NTB untuk transportasi di luar kawasan.
Pemprov NTB juga menyiapkan Bale Kita di Mataram sebagai salah satu titik penjemputan penonton. Sebanyak 43 bus disiapkan untuk melayani pemegang tiket dari sejumlah titik, termasuk Pelabuhan Lembar dan Bandara Lombok.
Arus kedatangan penonton dan wisatawan diperkirakan meningkat tajam. InJourney Airports memastikan tiga bandara, yakni Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Soekarno-Hatta, siap mendukung perhelatan tersebut.
Khusus Bandara Lombok, pergerakan penumpang selama periode 5–15 Oktober 2026 diproyeksikan mencapai 98.670 penumpang. Maskapai juga menambah kapasitas melalui penerbangan tambahan, penerbangan sewa serta penggunaan pesawat berkapasitas lebih besar.
Dari sisi cuaca, BMKG memperkirakan kawasan Mandalika cenderung mengalami kondisi cerah berawan selama penyelenggaraan MotoGP. Peluang hujan diperkirakan relatif kecil, yakni berada di bawah 50 hingga 30 persen. Meski demikian, BMKG mengingatkan penonton untuk mengantisipasi kondisi panas dan risiko dehidrasi selama berada di area sirkuit.
Persiapan juga menyentuh sektor ekonomi lokal. ITDC mencatat sekitar 2.200 sukarelawan akan terlibat dalam penyelenggaraan, sementara 213 UMKM turut berpartisipasi. Sejumlah kegiatan pendukung juga telah disiapkan, mulai dari watch party pada 4 Oktober, parade pembalap di Mataram hingga upacara pembukaan yang akan menampilkan budaya dan talenta lokal.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC Troy Warokka mengatakan seluruh persiapan kini memasuki tahap akhir.
“Kesiapan event sudah mencapai 95 persen dan sekarang kami memasuki fase final check. Di saat yang sama, antusiasme penonton juga terus meningkat.” Troy dilansir dari Antara News.
Dengan balapan tinggal hitungan hari, persiapan di Mandalika kini tidak hanya berfokus pada lintasan, tetapi juga memastikan transportasi, keamanan, kesehatan, bandara, cuaca, akomodasi dan aktivitas ekonomi masyarakat siap menghadapi kedatangan ribuan penonton dari berbagai daerah dan negara.












