HUKUM & KRIMINAL

Warga Kolut Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan OTK, Sempat Dicekik dan Diancam Dibunuh

23
×

Warga Kolut Jadi Korban Percobaan Pemerkosaan OTK, Sempat Dicekik dan Diancam Dibunuh

Sebarkan artikel ini
Jejak kaki dan jendela yang dilalui pelaku saat memasuki rumah korban

KOLAKA UTARA, SIARANPUBLIK.COM – Seorang perempuan bernama Nurhidayanti, warga Desa Lambai, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara, nyaris menjadi korban percobaan pemerkosaan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.30 WITA. Aksi pelaku gagal dilakukan lantaran korban berteriak saat diancam.

Berdasarkan keterangan kakak korban, Nur Hikmah, pelaku masuk ke dalam rumah korban saat kondisi hujan dengan cara mencungkil papan penghalang jendela. Saat itu, Nurhidayanti tengah tidur bersama balitanya di dalam kamar.

Pelaku dikemukakan gunakan penutup wajah saat masuk ke kamar Nurhidayanti. Ia mengaku sempat dicekik dan diancam akan dibunuh saat mencoba berteriak.

“Dicekik dan diancam mau dibunuh,” Bebernya.

Meski dalam kondisi terancam, korban memberanikan diri untuk berteriak. Teriakan pertama belum terdengar oleh penghuni rumah lainnya, namun teriakan kedua akhirnya didengar oleh ibu korban yang segera terbangun dan menuju kamar.

Hal tersebut membuat pelaku panik dan melarikan diri. Keluarga menyebut kondisi korban sempat lemas dan pucat akibat kejadian tersebut, namun beruntung tidak mengalami luka dan balitanya juga dalam keadaan selamat.

Diduga kuat pelaku berniat melakukan pemerkosaan karena tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah korban, meskipun saat kejadian seluruh penghuni rumah sedang tertidur.

Selain itu, pelaku juga diduga sempat menurunkan tirai di pintu kamar ibunya yang sebelum masuk ke kamar korban, diduga untuk menutup pandangan dari luar.

Kata dia, beberapa malam sebelumnya juga sempat mendengar suara seperti orang mengetuk pintu, namun tidak dihiraukan. Pelaku diperkirakan telah mengetahui kondisi rumah tersebut, dan beraksi saat mengetahui suami korban sedang kerja di Kolaka.

Kejadian tersebut disampaikan telah dilaporkan ke anggota kepolisian yang bertugas di desa setempat.