JAKARTA- Pemerintah menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban atas nama Presiden Prabowo Subianto untuk perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Program bantuan kemasyarakatan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp100 miliar yang bersumber dari APBN.
Ribuan sapi kurban itu rencananya akan disalurkan ke pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pondok pesantren, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama di berbagai wilayah Indonesia.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan, dari total 1.098 ekor sapi, sebanyak 598 ekor dialokasikan untuk pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sementara 500 ekor lainnya diberikan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama.
“Jadi semuanya 1.098 ekor sapi,” kata Juri dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2025).
Ia menegaskan seluruh sapi yang disalurkan telah memenuhi syarat syariat Islam untuk hewan kurban. Sapi-sapi tersebut dipastikan berusia di atas dua tahun, berjenis kelamin jantan, serta dalam kondisi sehat dan tidak cacat.
Menurut Juri, pemerintah juga memastikan kualitas sapi yang dipilih merupakan kategori premium. Pengadaan hewan kurban dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden, Kementerian Pertanian, serta dinas peternakan dan kesehatan hewan di daerah.
“Sumber sapi ini adalah hasil koordinasi kami dari Kementerian Sekretariat Negara melalui Sekretariat Presiden bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan dinas-dinas di daerah yang membidangi atau mengurusi peternakan dan kesehatan hewan,” ujarnya.
Program bantuan sapi kurban Presiden tersebut menjadi bagian dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden yang rutin disalurkan menjelang Hari Raya Iduladha.












