HUKUM & KRIMINALNASIONAL

Pilot PT AMA Air Tewas Ditembak di Papua Pegunungan, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah Korban

34
×

Pilot PT AMA Air Tewas Ditembak di Papua Pegunungan, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah Korban

Sebarkan artikel ini
Koops TNI Habema melakukan evakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin. Foto : Pen Koops TNI Habema.

YAHUKIMO – Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin, yang tewas dalam insiden penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (3/7/2026).

Selain melakukan evakuasi korban, aparat TNI juga terus melaksanakan operasi pengejaran terhadap kelompok pelaku yang diduga bertanggung jawab atas penembakan serta pembakaran pesawat tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Penerangan Koops TNI Habema, begitu menerima laporan kejadian, pasukan segera menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk mengamankan lapangan terbang yang menjadi akses utama masuknya bantuan. Pada saat yang sama, personel juga menjalankan operasi Search and Rescue (SAR) Taktis guna mengevakuasi korban dan memastikan kondisi masyarakat di sekitar lokasi tetap aman.

Operasi tersebut melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara terkoordinasi mengingat lokasi kejadian berada di wilayah pegunungan dengan medan yang sulit dijangkau.

Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pilot yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa pengamanan wilayah dan penegakan hukum terhadap para pelaku menjadi prioritas.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya pilot PT AMA Air. Fokus kami saat ini adalah mengevakuasi korban, mengamankan lokasi kejadian, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penindakan terhadap pelaku. Melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat dan SAR Taktis, proses evakuasi dapat berjalan cepat, aman, dan profesional,” ujar Riyanto.

Hingga saat ini, personel Koops TNI Habema masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk memburu para pelaku, sekaligus memastikan situasi keamanan di wilayah Yahukimo tetap terkendali. (row)