NASIONAL

Banjir Sekadau Rendam 1.560 Rumah, Warga Dievakuasi ke Tempat Aman

30
×

Banjir Sekadau Rendam 1.560 Rumah, Warga Dievakuasi ke Tempat Aman

Sebarkan artikel ini

SEKADAU – Banjir melanda Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit Sungai Sekadau meningkat dan meluap hingga merendam permukiman warga.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir mulai terjadi pada Senin (22/6/2026). Tiga desa terdampak dalam peristiwa tersebut, yakni Desa Lembah Beringin, Desa Tembesuk, dan Desa Batu Pahat.

Akibat luapan sungai, sebanyak 1.560 unit rumah warga terendam. Ketinggian air bervariasi mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai dua meter di sejumlah titik. Genangan yang cukup tinggi membuat aktivitas masyarakat terganggu dan memaksa sebagian warga meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau bersama pihak terkait bergerak melakukan penanganan darurat. Petugas membantu proses evakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman, termasuk ke rumah kerabat terdekat. Selain itu, patroli terus dilakukan untuk memantau kondisi banjir dan memastikan keselamatan masyarakat.

Meski sempat merendam ribuan rumah, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Berdasarkan laporan terakhir pada Selasa (23/6/2026), genangan air di sebagian besar wilayah terdampak telah mengalami penurunan sehingga warga mulai membersihkan rumah dan lingkungan mereka.

BNPB mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. Warga diminta terus memantau informasi cuaca dan segera mengungsi apabila terjadi peningkatan debit sungai yang dapat membahayakan keselamatan.