HEADLINENASIONAL

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

53
×

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Sebarkan artikel ini

Palu – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB. Guncangan yang terasa cukup kuat sempat memicu kepanikan warga di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di darat dengan episentrum sekitar 42 kilometer tenggara Palu, pada kedalaman 10 kilometer.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi setelah gempa utama.

Di tengah situasi tersebut, beredar video di media sosial yang memperlihatkan air laut di Teluk Palu surut usai gempa. Fenomena ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait potensi tsunami.

Namun, BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Tidak ada potensi tsunami, karena pusat gempa berada di darat,” ujar Pengamat BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Hendrik, dikutip dari VIVA.

BMKG juga menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi secara bijak dan tidak ditelan mentah-mentah tanpa konfirmasi dari sumber resmi.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Gempa tergolong dangkal dengan sumber energi berasal dari pergerakan patahan di bawah permukaan bumi.

Hasil kajian mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki pola pergerakan turun atau normal fault. Selain itu, lokasi pusat gempa yang berada di daratan dinilai tidak memenuhi syarat untuk memicu terjadinya tsunami.