MANCANEGARA

Mayoritas Warga Dunia tak Suka Israel, Indonesia Capai 86 Persen

10
×

Mayoritas Warga Dunia tak Suka Israel, Indonesia Capai 86 Persen

Sebarkan artikel ini

Lembaga survei internasional Pew Research Center mengungkapkan bahwa rata-rata 67 persen orang dewasa di 36 negara memiliki pandangan yang tidak menguntungkan terhadap Israel. Temuan tersebut berasal dari Spring 2026 Global Attitudes Survey yang menyoroti persepsi publik dunia terhadap Israel dan kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Berdasarkan data survei, sentimen negatif terhadap Israel mendominasi di sebagian besar negara yang disurvei. Beberapa negara dengan tingkat pandangan negatif tertinggi adalah Turki (97 persen), Pakistan (95 persen), Malaysia (89 persen), dan Indonesia (86 persen).

Di Indonesia, sebanyak 68 persen responden menyatakan pandangan sangat tidak menguntungkan, sementara 18 persen lainnya menyatakan agak tidak menguntungkan terhadap Israel. Sebaliknya, hanya 13 persen responden Indonesia yang memiliki pandangan positif.

Di kawasan Asia, Jepang mencatat 83 persen pandangan negatif terhadap Israel, disusul Australia dan Bangladesh masing-masing 79 persen. Sementara itu, India menjadi salah satu negara dengan tingkat sentimen negatif yang relatif lebih rendah, yakni 28 persen.

Di Amerika Utara, 60 persen warga Amerika Serikat dan 65 persen warga Kanada menyatakan pandangan negatif terhadap Israel. Namun, survei menunjukkan adanya perbedaan tajam berdasarkan ideologi politik di AS.

Sebanyak 83 persen warga berhaluan liberal memiliki pandangan tidak menguntungkan terhadap Israel, dibandingkan hanya 37 persen dari kelompok konservatif.

Di Eropa, tingkat pandangan negatif terhadap Israel juga tinggi. Swedia dan Spanyol masing-masing mencatat 78 persen, diikuti Belanda 76 persen, Italia 75 persen, serta Jerman 73 persen.

Selain menyoroti citra Israel, survei Pew juga menemukan bahwa mayoritas responden di sebagian besar negara memiliki tingkat kepercayaan yang rendah terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam menangani urusan dunia.

Temuan ini menunjukkan bahwa penilaian negatif tidak hanya ditujukan kepada negara Israel, tetapi juga terhadap kepemimpinan politiknya di tengah konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah.

Hasil survei ini menggambarkan semakin luasnya sentimen negatif terhadap Israel di berbagai kawasan dunia, terutama di negara-negara dengan populasi mayoritas Muslim dan sejumlah negara Eropa, di tengah meningkatnya perhatian global terhadap situasi kemanusiaan dan konflik di Gaza.