HUKUM & KRIMINAL

Gagal Malam Pertama, Pengantin Wanita di Malang Syok Suaminya Ternyata Perempuan

34
×

Gagal Malam Pertama, Pengantin Wanita di Malang Syok Suaminya Ternyata Perempuan

Sebarkan artikel ini

Malang – Seorang perempuan asal Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menjadi korban dugaan penipuan bermodus penyamaran identitas hingga berujung pernikahan siri. Korban bernama Intan Anggraeni (28) melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian pada Rabu (8/4/2026) dengan didampingi keluarga.

Peristiwa ini bermula dari perkenalan korban dengan terlapor di tempat kerja, sebuah kafe di kawasan Kota Batu, pada awal Februari 2026. Terlapor yang mengaku bernama Erfastino Reynaldi atau disapa Rey, disebut berpenampilan, bersikap, dan berbicara layaknya seorang pria sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

“Kenalnya awal Februari, lalu mulai berpacaran tanggal 14 Februari. Dia mengaku laki-laki, sikap dan cara bicaranya juga seperti laki-laki, jadi saya tidak curiga sama sekali,” ujar Intan.

Selama masa pendekatan, terlapor juga diduga memberikan berbagai janji kepada korban, mulai dari kehidupan yang mapan hingga iming-iming rumah dan mobil mewah jenis Lamborghini setelah menikah.

Pernikahan siri keduanya dilangsungkan pada Jumat (3/4/2026) atas permintaan Rey. Intan mengaku dijanjikan akan segera dinikahi secara resmi dan menggelar resepsi di hotel berbintang di Kota Malang.

“Rencananya akan nikah resmi dan resepsi di Hotel Mercure. Saya juga dijanjikan akan dibelikan mobil Lamborghini dan rumah,” kata Intan.

Namun, kejanggalan mulai terungkap usai pernikahan. Intan mengaku gagal menjalani malam pertama hingga akhirnya mengetahui bahwa pasangannya diduga merupakan perempuan yang menyamar menggunakan identitas palsu.

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, membenarkan adanya laporan tersebut. “Kami sudah menerima laporan pengaduan terkait kasus ini,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.