HUKUM & KRIMINAL

Fakta-Fakta Bayi Baru Dilahirkan Dibuang Ibunya di Toilet Masjid Kolaka Utara

60
×

Fakta-Fakta Bayi Baru Dilahirkan Dibuang Ibunya di Toilet Masjid Kolaka Utara

Sebarkan artikel ini

KOLAKA UTARA – Peristiwa penemuan bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa di toilet Masjid Nurul Yakin, Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, Sabtu (18/7/2026), menggegerkan warga setempat. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap identitas ibu bayi dan penyebab pasti kematiannya. Berikut fakta-fakta yang telah dihimpun.

1. Ditemukan di Toilet Masjid

Bayi laki-laki ditemukan tergeletak di area toilet Masjid Nurul Yakin pada Sabtu pagi. Polsek Ngapa menerima laporan warga sekitar pukul 09.00 WITA dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

2. Saksi Sempat Mendengar Suara Perempuan

Kapolsek Ngapa IPTU Andi Jusman mengatakan, Ketua Pembangunan Masjid Nurul Yakin, Haji Arif, sebelumnya sempat memeriksa deretan toilet karena melihat air mengalir dari saluran pembuangan. Saat hendak membuka salah satu pintu toilet, ia mendengar suara seorang perempuan dari dalam bilik sehingga mengurungkan niatnya dan meninggalkan lokasi.

3. Bayi Diperkirakan Baru Lahir Dua hingga Tiga Jam

Berdasarkan pemeriksaan awal tenaga medis, bayi diperkirakan baru dilahirkan sekitar dua hingga tiga jam sebelum ditemukan. Bayi sempat dibawa ke puskesmas, namun dinyatakan telah meninggal dunia.

4. Diduga Tidak Dilahirkan di Toilet Masjid

Polisi menyebut tidak ditemukan bercak darah yang mengarah pada proses persalinan di dalam toilet. Selain itu, tali pusar bayi sudah dalam kondisi terpotong sehingga diduga bayi dilahirkan di tempat lain sebelum dibawa ke lokasi.

5. Diduga Dibuang Masuk Toilet 

Hasil pemeriksaan awal dokter menunjukkan masih keluar darah dari hidung bayi saat kedua kakinya diluruskan. Kondisi tersebut diduga akibat benturan, namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

6. CCTV Masjid Tidak Berfungsi

Proses penyelidikan terkendala karena kamera pengawas (CCTV) di area masjid sudah beberapa bulan tidak beroperasi. Menurut pengurus masjid, CCTV dinonaktifkan karena mengganggu sistem suara (sound system) di menara masjid.

7. Polisi Masih Memburu Pelaku

Polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan mencari barang bukti lain untuk mengungkap siapa ibu maupun pihak yang membawa bayi ke toilet masjid. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah bayi dikoordinasikan dengan pemerintah kelurahan untuk dimakamkan.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus tersebut agar segera melapor guna membantu penyelidikan. (rus)