NASIONAL

Karhutla Membara di 7 Provinsi, Paling Parah di Raja Ampat dengan 123,2 Hektare Terbakar

19
×

Karhutla Membara di 7 Provinsi, Paling Parah di Raja Ampat dengan 123,2 Hektare Terbakar

Sebarkan artikel ini
Foto : BNPB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran di beberapa daerah di tujuh provinsi, yakni Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya, menghanguskan sedikitnya 192,97 hektare lahan.

Selain itu, kebakaran juga terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Takome, Kota Ternate, Maluku Utara, dengan area terdampak sekitar 11 hektare. Data tersebut merupakan rangkuman perkembangan situasi dan penanganan bencana BNPB berdasarkan pemutakhiran hingga Sabtu (10/10/2026) pukul 07.00 WIB.

Kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, yang menghanguskan sekitar 123,2 hektare lahan pada 4–7 Oktober 2026.

Sementara itu, karhutla di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Batur Bukit Payang, Bali, mencapai 22,77 hektare, disusul Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, sekitar 20 hektare.

Kebakaran lainnya melanda Bangka Barat seluas 8 hektare, Nabire sekitar 6 hektare, serta Kabupaten Ponorogo dan Sigi masing-masing sekitar 5 hektare. Di Gunung Bungkuk, Kabupaten Magetan, sekitar 3 hektare lahan turut terbakar.

Sejumlah lokasi telah berhasil dipadamkan, tetapi kebakaran di Mamuju, Sigi, Nabire, dan TPA Takome masih dalam penanganan berdasarkan laporan terakhir.

BNPB dan BPBD setempat terus berkoordinasi dengan petugas gabungan untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas.