KOLAKA UTARA

Versi Polisi, Murid SD yang Tewas Kesetrum di Taman Literasi Kolut Diduga Injak Kabel Beraliran Listrik

526
×

Versi Polisi, Murid SD yang Tewas Kesetrum di Taman Literasi Kolut Diduga Injak Kabel Beraliran Listrik

Sebarkan artikel ini

KOLAKA UTARA – Polisi mengungkap kronologi awal tewasnya Ikbal (11), murid kelas VI SD Negeri 1 Lasusua yang meninggal dunia akibat tersengat listrik di kawasan Taman Literasi, Kelurahan Lasusua, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 18.45 Wita.

Humas Polres Kolut, Aipda Ahmad Syaiful menjelaskan, korban diduga tersengat listrik setelah menginjak kabel yang masih dialiri arus listrik di sekitar pinggiran taman saat sedang bermain bersama teman-temannya.

Sesaat setelah menginjak kabel tersebut, korban langsung mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya terjatuh ke tanah.

“Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Lasusua untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Namun, setibanya di puskesmas, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Kelurahan Lasusua.

Hasil penyelidikan awal polisi juga menemukan kondisi instalasi listrik di lokasi yang diduga tidak aman. Dari pantauan di tempat kejadian, sejumlah kabel listrik yang mengaliri booth atau kios semi permanen UMKM tampak menjuntai di atas permukaan tanah.

Beberapa sambungan kabel hanya dibalut isolasi, sementara sebagian lainnya terlihat merambat ke arah selokan yang tergenang air. Kondisi tersebut diduga meningkatkan risiko terjadinya kebocoran arus listrik.

Petugas PLN yang melakukan pemeriksaan di lokasi menemukan adanya aliran listrik pada salah satu booth. Saat dilakukan pengecekan menggunakan alat pendeteksi, dinding booth tersebut terdeteksi dialiri arus listrik sehingga berpotensi menyetrum siapa saja yang menyentuhnya.

Selain itu, polisi telah memasang garis polisi di sekitar dua booth yang diduga berkaitan dengan sumber kebocoran arus listrik guna mengamankan lokasi dan kepentingan penyelidikan.

Satreskrim Polres Kolaka Utara kini masih mendalami penyebab pasti munculnya aliran listrik pada area tersebut, termasuk memeriksa kondisi instalasi listrik, sumber kebocoran arus, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi dan pihak terkait.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk menentukan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa yang merenggut nyawa bocah 11 tahun tersebut.