KOLAKA – Persoalan yang diduga hanya karena sebatang rokok berujung pada aksi brutal. Seorang pria berinisial F, warga Desa Wonualaku, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Wolo, Jumat (17/7/2026) malam.
Aksi kekerasan tersebut menuai kecaman setelah video pengeroyokan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, korban tampak tak berdaya saat dipukul dan dikeroyok secara bersama-sama di tengah jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika beberapa pria diduga meminta rokok kepada korban. Namun, karena permintaan itu tidak dipenuhi, mereka langsung melakukan penganiayaan secara beramai-ramai terhadap korban.
Akibat aksi tersebut, F mengalami sejumlah luka di tubuhnya dan harus menjalani pemeriksaan medis. Keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Wolo agar seluruh pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kapolsek Wolo, IPDA Julbakti, SH, membenarkan adanya kasus pengeroyokan tersebut. Menurutnya, informasi sementara yang diterima penyidik menyebutkan pemicu kejadian diduga hanya karena persoalan rokok.
“Benar, katanya gara-gara rokok. Tapi intinya yang kami tahu telah terjadi pemukulan terhadap korban,” ujar Julbakti saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7).
Ia mengatakan, beberapa orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan diketahui berstatus sebagai karyawan. Meski demikian, polisi masih mendalami identitas seluruh pelaku untuk kepentingan penyidikan.
Kapolsek memastikan laporan korban telah diterima secara resmi. Polisi juga telah mengantongi hasil visum korban serta mulai memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
“Korban bersama keluarganya sudah datang membuat laporan. Kami juga sudah menerima hasil visum korban dan kasus ini telah kami tangani termasuk meminta keterangan para saksi,” tutup IPDA Julbakti.










