NASIONAL

Viral ! Jenazah Bocah 3 Tahun Dibonceng Pakai Motor, Keluarga Kecewa Diduga Tak Diizinkan Pakai Ambulans

14
×

Viral ! Jenazah Bocah 3 Tahun Dibonceng Pakai Motor, Keluarga Kecewa Diduga Tak Diizinkan Pakai Ambulans

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KEPULAUAN – Viral sebuah video yang memperlihatkan jenazah seorang bocah dibonceng menggunakan sepeda motor lantaran mobil ambulans diduga tidak diizinkan digunakan untuk mengangkut jenazah.

Peristiwa tersebut diketahui menimpa keluarga almarhum Aziel, bocah berusia 3 tahun asal Desa Peling Seasa, Kecamatan Bulagi, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Duka yang mendalam semakin terasa ketika keluarga tidak dapat memanfaatkan ambulans Program Berani Sehat untuk mengantar jenazah ke lokasi pemakaman.

Menurut keterangan pengunggah video melalui akun Facebooknya bernama Ryan Kamai, jenazah Aziel rencananya akan dimakamkan di Desa Sosom yang masih berada di wilayah Kecamatan Bulagi. Namun, saat keluarga meminta bantuan ambulans, mereka mendapat penjelasan bahwa kendaraan tersebut hanya diperuntukkan bagi warga yang sakit, bukan untuk mengangkut jenazah.

Akibatnya, pihak keluarga terpaksa mencari alternatif lain dan akhirnya membawa jenazah menggunakan sepeda motor menuju tempat peristirahatan terakhir.

Peristiwa ini memicu simpati dan perhatian masyarakat. Sejumlah warga menilai bahwa dalam kondisi duka, pelayanan kemanusiaan seharusnya dapat diberikan, termasuk fleksibilitas dalam penggunaan fasilitas publik seperti ambulans.

Di sisi lain, warga juga mempertanyakan konsistensi aturan penggunaan ambulans. Pasalnya, beredar informasi bahwa kendaraan tersebut pernah digunakan untuk keperluan di luar layanan medis.

Masyarakat pun berharap adanya penjelasan transparan dari pihak terkait mengenai aturan penggunaan ambulans dalam Program Berani Sehat, serta evaluasi layanan agar fasilitas publik dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama dalam situasi darurat dan kedukaan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola ambulans maupun pemerintah setempat.