KOLAKA UTARA

Dua Rumah di Kolaka Utara Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

64
×

Dua Rumah di Kolaka Utara Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini

Kolaka Utara, SiaranPublik.com- Kebakaran melanda dua unit rumah warga di Desa Tolala, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Peristiwa ini menghanguskan satu rumah kayu dan merusak satu rumah permanen milik warga setempat.

Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Ahmad Syaiful, menjelaskan bahwa rumah yang terdampak masing-masing milik almarhum Hj. Anto dan menantunya, Amiruddin (52), seorang wiraswasta asal Desa Tolala.

Menurutnya, personel Polsek Tolala yang dipimpin Kapolsek Iptu Andi Jusman, segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan. Petugas kemudian berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman bersama warga setempat.

“Api pertama kali terlihat dari dalam rumah milik almarhum H. Anto yang saat itu dalam keadaan kosong. Rumah tersebut berada di sebelah rumah Amiruddin,” jelas Ahmad Syaiful.

Saat kejadian, istri Amiruddin yang berada di rumah sempat meminta pertolongan setelah melihat api mulai membesar dari rumah orang tuanya. Karena sebagian besar bangunan rumah almarhum H. Anto terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan tersebut.

Sementara itu, rumah milik Amiruddin berhasil diselamatkan sebagian setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 15.50 WITA. Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA setelah dilakukan empat kali pengisian air.

Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp1 miliar. Kerugian tersebut meliputi satu unit rumah kayu, satu unit rumah permanen, dua unit sepeda motor, emas seberat 50 gram, serta berbagai perabotan rumah tangga dan barang elektronik.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara dan keterangan saksi, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Kondisi rumah yang kosong serta banyaknya material mudah terbakar mempercepat penyebaran api.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.