KOLAKA UTARA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menekankan tiga target utama bagi pengembangan perguruan tinggi Muhammadiyah dalam kepemimpinan baru Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (UMKOTA) dan Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Kolaka periode 2026–2030.
Ketiga target tersebut meliputi tata kelola universitas yang unggul, peningkatan reputasi akademik hingga tingkat global, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang), Prof. Ahmad Muttaqin, mewakili Pimpinan Muhanmadiyah Pusat dalam pelantikan dua rektor di Aula Islamic Centre Masjid Agung Kolaka Utara, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhammad Idrus resmi dilantik sebagai Rektor UMKOTA, sementara Drs. Wardi menjabat Rektor ITBM Kolaka. Keduanya akan memimpin institusi masing-masing untuk masa jabatan 2026–2030.
Ahmad Muttaqin menjelaskan, tata kelola universitas yang baik atau good university governance menjadi fondasi utama dalam menjamin kualitas penyelenggaraan pendidikan. Hal itu mencakup seluruh proses, mulai dari penerimaan mahasiswa hingga menghasilkan lulusan yang kompeten dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat.
Target kedua adalah membangun reputasi akademik. Perguruan tinggi Muhammadiyah didorong tidak hanya bersaing di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga mampu memperluas pengaruh dan daya saing hingga kancah internasional.
“Kita dorong perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya bermain di level lokal dan nasional, tetapi juga memiliki reputasi global,” ujarnya.
Adapun target ketiga adalah memastikan keberadaan perguruan tinggi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, dan inovasi.
Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak cukup diukur dari aktivitas akademik maupun pencapaian internal kampus. Kontribusi terhadap penyelesaian persoalan masyarakat juga menjadi bagian penting dari pengembangan institusi.
Selain tiga target tersebut, Ahmad Muttaqin mengingatkan pentingnya regenerasi kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi. Ia menilai keberhasilan seorang rektor tidak hanya ditentukan oleh capaian selama masa jabatan, tetapi juga kemampuannya menyiapkan kader untuk melanjutkan kepemimpinan.
“True leaders don’t create followers, they create more leaders. Pemimpin sejati tidak hanya menciptakan pengikut, tetapi juga melahirkan pemimpin-pemimpin berikutnya. Salah satu indikator keberhasilan seorang rektor adalah ketika mampu menyiapkan kader yang akan melanjutkan kepemimpinan,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan UMKOTA, dalam kegiatan tersebut turut dilakukan penandatanganan kontrak kinerja dan fakta integritas untuk periode 2026–2030.
Sejumlah target yang menjadi perhatian mencakup peningkatan sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, kemahasiswaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, pengelolaan keuangan, serta penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Sementara itu, Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, berharap kepemimpinan baru kedua perguruan tinggi tersebut dapat memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap pembangunan daerah.
Ia mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat pendidikan dan pengajaran, tetapi juga sebagai pusat penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Karena itu, ia berharap UMKOTA dan ITBM Kolaka terus membangun kerja sama dengan pemerintah daerah, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap kedua perguruan tinggi ini dapat menghadirkan gagasan dan hasil penelitian yang menjadi solusi atas berbagai persoalan pembangunan di daerah,” ujarnya.
Nur Rahman juga mengingatkan seluruh civitas akademika agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Peningkatan mutu pendidikan dan perluasan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, menurutnya, masih menjadi pekerjaan bersama.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan wisuda UMKOTA. Kegiatan itu turut dihadiri Kapolres Kolaka Utara AKBP A. Sofyan, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara Muchammad Arifin, serta sejumlah unsur pimpinan instansi dan organisasi di Kabupaten Kolaka Utara.
Dengan dimulainya masa jabatan 2026–2030, ketiga target yang ditekankan Muhammadiyah tersebut menjadi arah pengembangan bagi kepemimpinan baru UMKOTA dan ITBM Kolaka, sekaligus tolak ukur kontribusi kedua institusi dalam memajukan pendidikan tinggi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(rus)












