KOLAKA UTARA

Garis Pantai Kolaka Utara Terus Menyusut, Komunitas Lentera Tanam Mangrove

61
×

Garis Pantai Kolaka Utara Terus Menyusut, Komunitas Lentera Tanam Mangrove

Sebarkan artikel ini

KOLAKA UTARA – Garis pantai di beberapa wilayah Kabupaten Kolaka Utara terus mengalami penyusutan akibat abrasi yang terjadi dari tahun ke tahun. Kondisi ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan oleh masyarakat pesisir.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap ancaman tersebut, Komunitas Lentera menggelar aksi penanaman mangrove di Desa Katoi, Kecamatan Katoi, Selasa (9/6/2026). Aksi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Muhammad Idrus, yang hadir bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kolaka Utara, unsur Forkopimda dari Kejaksaan Negeri dan Polres Kolaka Utara, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Muhammad Idrus menegaskan bahwa abrasi pantai ancaman nyata yang kini dihadapi hampir seluruh desa pesisir di Kolaka Utara.

“Hampir semua desa di kawasan pesisir mengalami abrasi setiap tahun. Karena itu, kita membutuhkan lebih banyak aksi nyata seperti yang dilakukan Komunitas Lentera hari ini,” Ucapnya mengapresiasi.

Ia menekankan, aksi yang dilakukan Komunitas Lentera meeupakan bukti nyata kepedulian terhadap lingkungan yang diharapkan juga menular ke kalangan anak muda lainnya.

“Mereka (Lentera) tidak hanya berbicara, tetapi langsung bertindak,” ujarnya.

Sekda juga mengapresiasi jajaran PT Citra Silika Mallawa (CSM), yang memberikan dukungan terhadap kegiatan penanaman mangrove tersebut. Ia berharap sinergi antara komunitas, pemerintah, dan dunia usaha dapat terus diperkuat dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Saya juga berharap rehabilitasi lingkungan bisa dilakukan di kawasan hulu dan daerah aliran sungai. Salah satunya melalui gerakan penanaman bambu yang melibatkan komunitas pecinta alam dan mahasiswa.

Pemetaan desa-desa yang terdampak abrasi perlu dilakukan agar program penanaman mangrove dapat dilakukan secara terarah, terencana, dan berkelanjutan.

“Kami yakin masih banyak anak muda Kolaka Utara yang peduli yang tentunya aksi serupa kami nantikan,”tutupnya.