HEADLINENASIONAL

Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II Guncang Biak Papua, Lima Orang Tewas

46
×

Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II Guncang Biak Papua, Lima Orang Tewas

Sebarkan artikel ini
Foto : Istimewa

BIAK NUMFOR – Ledakan dahsyat yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II mengguncang kawasan Kompleks Perikanan di Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/5).

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, tiga orang lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, mengungkapkan bahwa proses evakuasi korban dilakukan dengan sangat hati-hati. Hal ini disebabkan adanya dugaan kuat bahwa masih terdapat bahan peledak aktif lain di sekitar lokasi ledakan.

“Evakuasi dilakukan secara bertahap dan penuh kewaspadaan karena dikhawatirkan masih ada sisa bahan peledak yang berpotensi membahayakan petugas maupun warga,” ujar Ari dikutip dari Antara.

Menurut informasi awal, ledakan terjadi di area yang diduga menjadi lokasi ditemukannya benda mencurigakan oleh warga. Belum dapat dipastikan apakah korban sebelumnya berupaya memindahkan atau berinteraksi dengan benda tersebut sebelum akhirnya meledak.

Tim dari kepolisian bersama unsur TNI dan instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan sterilisasi area serta penyisiran guna memastikan tidak ada lagi bom aktif yang tersisa.

Selain itu, aparat juga memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah warga mendekat, mengingat potensi bahaya yang masih mengintai.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa wilayah Biak Numfor merupakan salah satu daerah yang memiliki sejarah panjang sebagai medan pertempuran pada masa Perang Dunia II. Tidak sedikit peninggalan perang, termasuk amunisi dan bom aktif, yang hingga kini masih terkubur dan berpotensi ditemukan sewaktu-waktu.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan sisa peninggalan perang, dan tidak mencoba memindahkan atau menyentuhnya secara mandiri.

Hingga saat ini, proses pencarian korban yang masih hilang terus dilakukan, sementara identifikasi korban meninggal dunia juga tengah berlangsung.