KOLAKA UTARA

Berkat Aspirasi Ridwan Bae, 46 RTLH di Kolut Dibedah Melalui BSPS 2026

69
×

Berkat Aspirasi Ridwan Bae, 46 RTLH di Kolut Dibedah Melalui BSPS 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD Golkar Kolaka Utara, Abu Muslim

KOLAKA UTARA, SIARANPUBLIK.COM – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kembali digulirkan di Kabupaten Kolaka Utara pada 2026. Sebanyak 46 unit rumah ditetapkan sebagai penerima bantuan tahap II melalui jalur aspirasi anggota DPR RI, Ridwan Bae.

Ketua DPD Partai Golkar Kolaka Utara, Abu Muslim, menyebutkan bantuan tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni Lasusua dan Lambai. Di Lasusua, program menyasar Kelurahan Lasusua serta Desa Batuganda, sementara di Lambai menjangkau Desa Lambai dan Desa Lapasi-pasi.

Abu Muslim yang juga anggota DPRD Kolaka Utara menjelaskan, BSPS bukan program pembangunan rumah baru, melainkan perbaikan rumah tidak layak huni melalui skema stimulan.

“Konsepnya bedah rumah, bukan bangun baru. Bantuan ini mendorong masyarakat memperbaiki rumahnya secara bertahap,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Setiap unit rumah memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp20 juta. Rinciannya, Rp17,5 juta dalam bentuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya upah tukang.

Ia menegaskan, bantuan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai. Pendamping dari balai perumahan akan mendampingi penerima dalam menyusun kebutuhan material sesuai kondisi rumah masing-masing.

Penerima diwajibkan menyusun proposal kebutuhan, mulai dari semen, batako, kayu hingga besi. Karena kondisi kerusakan berbeda, jenis bantuan yang diterima tiap rumah juga tidak sama.

“Semua disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan, berdasarkan usulan penerima,” kata Abu Muslim.

Penentuan penerima dilakukan melalui proses verifikasi oleh pihak balai perumahan, termasuk memastikan status lahan dan tingkat kelayakan rumah untuk diperbaiki. Pendamping lapangan juga melakukan dokumentasi sebelum dan sesudah perbaikan, lengkap dengan titik koordinat sebagai bagian dari laporan.

Abu Muslim berharap program BSPS ini dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah di Kolaka Utara. Ia juga mendorong agar kuota bantuan ke depan dapat ditambah, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan.

“Semoga bantuan ini dimanfaatkan dengan baik dan pengerjaannya selesai tepat waktu sesuai arahan pendamping,” tutupnya.(rus)