KONAWE KEPULAUAN – Operasi pencarian terhadap seorang penumpang Kapal Pelni KM Nggapulu yang terjatuh ke laut di sekitar perairan Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, resmi dihentikan pada Selasa (20/10/2026).

Korban bernama Sian Servit Kembau (51), warga Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Ia dilaporkan terjatuh dari kapal pada 13 Oktober 2026 sekitar pukul 23.20 WITA saat KM Nggapulu berlayar dari Bitung menuju Jakarta.
Setelah kejadian, pihak kapal sempat melakukan pencarian selama dua jam. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Pihak keluarga korban kemudian menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari untuk meminta bantuan pencarian.
Tim SAR gabungan selanjutnya melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga memasuki hari ketujuh, keberadaan korban belum diketahui.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menyampaikan bahwa hingga Selasa pukul 14.35 WITA, pencarian masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Dengan mempertimbangkan operasi yang telah berlangsung selama tujuh hari tanpa hasil, operasi SAR akhirnya dinyatakan ditutup. Meski demikian, pencarian dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Dalam operasi tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya rescuer KPP Kendari, SROP Kendari, SROP Baubau, Pelni Kendari, serta keluarga korban.
Meski operasi SAR telah dihentikan, peluang pencarian kembali tetap terbuka apabila ditemukan petunjuk baru mengenai keberadaan korban.












