KONAWE SELATAN

Seorang Pemuda Hilang di Kebun Desa Lakomea, Tim SAR Dikerahkan Mencari

26
×

Seorang Pemuda Hilang di Kebun Desa Lakomea, Tim SAR Dikerahkan Mencari

Sebarkan artikel ini

Konawe Selatan— Seorang pemuda bernama Fadil (22), warga Desa Lakomea, Kecamatan Landono, dilaporkan hilang sejak Jumat (8/5) sore. Hingga Minggu pagi, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Kapolsek Landono pada pukul 06.47 WITA terkait kondisi yang membahayakan seorang warga yang hilang di area kebun Desa Lakomea.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 07.00 WITA tim Rescue KPP Kendari langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR,” ujarnya.

Lokasi kejadian diketahui berjarak sekitar 22 kilometer dari KPP Kendari. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di lokasi saat ini hujan dengan kecepatan angin sekitar 5,8 km/jam dari arah timur.

Menurut kronologis, Fadil terakhir terlihat meninggalkan rumahnya pada Jumat (8/5) sekitar pukul 16.30 WITA. Hingga saat ini, ia belum kembali. Pihak keluarga dan masyarakat menyebut korban diduga mengalami halusinasi, mengingat memiliki riwayat penyakit GERD akut.

Upaya pencarian sebelumnya telah dilakukan oleh potensi SAR bersama masyarakat setempat dengan menyisir area sekitar Desa Lakomea serta berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait. Namun, pencarian sempat dihentikan sementara akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung dan berisiko bagi keselamatan tim di lapangan.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya tim SAR KPP Kendari, Polsek Landono, aparat desa, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Peralatan yang digunakan meliputi kendaraan rescue, peralatan evakuasi dan medis, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan. Pihak KPP Kendari menyatakan bahwa perkembangan selanjutnya akan segera disampaikan kepada publik.