EKONOMIKOLAKA UTARA

Kolaka Utara Tawarkan Hilirisasi Kakao dan Kelapa ke Investor

31
×

Kolaka Utara Tawarkan Hilirisasi Kakao dan Kelapa ke Investor

Sebarkan artikel ini
Bupati Nur Rahman Umar. Foto: Diskominfo Kolut

SURABAYA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menawarkan peluang investasi di sektor hilirisasi kakao dan kelapa kepada para pelaku usaha dalam ajang Kolaka Utara Industry, Trade dan Investment Forum 2026 di Surabaya, Senin (11/5/2026).

Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, mengatakan daerahnya memiliki potensi besar pada sektor perkebunan yang siap dikembangkan menjadi industri pengolahan bernilai tambah tinggi.

Menurut Nur Rahman, Kolaka Utara saat ini merupakan salah-satu sentra kakao rakyat terbesar di Sulawesi Tenggara dengan luas lahan mencapai 79.290 hektare dan produksi sekitar 65 ribu ton pada 2024.

Selain kakao, komoditas kelapa juga dinilai sangat potensial untuk dikembangkan menjadi berbagai produk turunan seperti Virgin Coconut Oil (VCO), minyak kelapa, hingga arang tempurung.

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah mendorong masuknya investasi pada sektor industri pengolahan kakao dan kelapa guna meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Untuk mendukung pengembangan hilirisasi, Pemkab Kolaka Utara telah menyiapkan Kawasan Industri Tolala seluas 1.545 hektare dan Kawasan Industri Batu Putih seluas 2.699 hektare.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan North Kolaka Airport serta pelabuhan peti kemas guna memperkuat konektivitas logistik.

Bupati menegaskan Kolaka Utara siap menjadi daerah yang ramah investasi melalui kebijakan pro-hilirisasi, pemberian insentif, serta dukungan energi bersih dari potensi pembangkit listrik tenaga air yang mencapai 456,2 megawatt.

Melalui forum investasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara berharap terjalin kolaborasi dengan investor untuk membangun ekosistem agroindustri yang terintegrasi dan berkelanjutan demi memperkuat perekonomian daerah.