KOLAKA UTARA

Sempat Hadapi Persoalan Keluarga, Warga Kolaka Utara Dilaporkan Hilang di Kebun

63
×

Sempat Hadapi Persoalan Keluarga, Warga Kolaka Utara Dilaporkan Hilang di Kebun

Sebarkan artikel ini

KOLAKA UTARA – Seorang warga bernama Jais dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumahnya di Dusun III, Desa Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, Kamis (7/5/2026).

Kapolsek Ranteangin, Iskandar Hodi, menjelaskan bahwa hingga saat ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang di area kebun miliknya.

Pencarian orang hilang tersebut melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas Kabupaten Kolaka, BPBD Kabupaten Kolaka Utara, serta masyarakat Dusun III Desa Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara.

Pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 09.00 WITA, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Jais yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis sekitar pukul 18.30 WITA. Hingga saat ini, pencarian masih difokuskan di lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir korban berada.

Berdasarkan keterangan istri korban, Rasma, Jais berpamitan untuk pergi ke kebun seperti biasanya dan diperkirakan kembali sekitar pukul 17.00 WITA. Namun hingga pukul 18.30 WITA, korban belum juga kembali ke rumah.

Rasma kemudian memberitahukan kepada keluarganya, termasuk Supardi, untuk memastikan keberadaan Jais di rumah kebun. Saat dilakukan pengecekan, korban tidak ditemukan.

Di lokasi hanya ditemukan bekal, rokok, serta sepeda motor yang digunakan korban saat berangkat ke kebun. Selanjutnya, keluarga bersama masyarakat Dusun III Desa Tinukari melakukan pencarian pada malam hari di sekitar rumah kebun dan area perkebunan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Jumat pagi oleh tim gabungan bersama keluarga dan masyarakat. Meski demikian, proses pencarian sempat terkendala oleh kondisi cuaca hujan deras di wilayah tersebut.

Dari keterangan Rasma, sebelum kejadian, korban beberapa kali menyampaikan pernyataan yang mengarah pada kondisi emosionalnya. Salah satunya, korban pernah mengatakan bahwa dirinya akan meninggal lebih dahulu meski sang istri sedang sakit.

Sehari sebelum dilaporkan hilang, korban juga sempat berpesan agar jika dirinya meninggal, ia dimakamkan di Tinukari dan tidak dibawa ke kampung halaman karena tidak ingin merepotkan.

Selain itu, Rasma mengungkapkan bahwa dalam satu bulan terakhir, dirinya dan korban tengah menghadapi persoalan pribadi dalam rumah tangga mereka.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap Jais.

Sementara itu, Kepala BPBD Kolut, Mukramin menjelaskan jika tim gabungan kedua yang terdiri dari personilnya, Basarnas, Kepolisian dan Damkar telah dikerahkan pada pukul 13.59 wita dan disusul tim ketiga yakni TNI dan masyarakat pada pukul 14.09 Wita.

“Cuaca sedikit menghambat pencarian namun kami berharap lekas ditemukan,” tutupnya.