MANCANEGARA

Penumpang Batik Air Diduga Coba Buka Pintu Darurat Saat Pesawat Mengudara, Kepanikan Pecah di Dalam Kabin

9
×

Penumpang Batik Air Diduga Coba Buka Pintu Darurat Saat Pesawat Mengudara, Kepanikan Pecah di Dalam Kabin

Sebarkan artikel ini

Suasana mencekam terjadi dalam penerbangan Batik Air rute Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Kochi, India, Rabu (5/8/2026) malam. Seorang penumpang diduga berusaha membuka pintu darurat saat pesawat masih mengudara, memicu kepanikan di antara penumpang dan awak kabin.

Dilansir dari India Today, pria yang diidentifikasi sebagai Jamsheer, warga Palakkad, India, merupakan penumpang Batik Air penerbangan OD231. Berdasarkan laporan polisi (FIR), insiden terjadi antara pukul 21.30 hingga 23.05 waktu setempat ketika pesawat masih berada di udara.

Jamsheer diduga merusak panel kaca bagian dalam pintu darurat dan mencoba memaksa pintu tersebut terbuka. Ia juga disebut mengancam sejumlah penumpang serta awak kabin selama insiden berlangsung.

Aksi tersebut segera dihentikan setelah beberapa penumpang bersama awak kabin bergerak cepat melumpuhkan dan mengamankan pelaku sebelum situasi berkembang menjadi lebih berbahaya.

Salah seorang penumpang, Matty Mathew, mengungkapkan bahwa sebagian besar penumpang sedang tertidur ketika tiba-tiba terbangun akibat suara angin di sekitar pintu darurat.

Menurutnya, pelaku yang duduk di baris pintu darurat diduga merusak panel kaca dan mengganggu mekanisme pintu tersebut.

Meski sempat menimbulkan ketegangan, pintu darurat tidak sampai terbuka penuh. Mathew menjelaskan hal itu terjadi karena desain sistem pintu pesawat dan perbedaan tekanan udara di dalam kabin yang membuat pintu tetap tertahan.

Video yang memperlihatkan suasana setelah insiden kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut tampak awak kabin dan sejumlah penumpang berusaha mengendalikan pelaku hingga kondisi kembali aman.

“Pengalaman itu sangat mengerikan, tetapi syukurlah kami semua selamat,” tulis Mathew dalam unggahannya.

Setelah pesawat mendarat di Bandara Kochi pada Kamis dini hari, Jamsheer langsung diamankan oleh Kepolisian Kerala. Kasus ini dilaporkan oleh Kepala Keamanan Batik Air di Kochi dan kini masih dalam penyelidikan.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 351(3) Bharatiya Nyaya Sanhita tentang intimidasi kriminal, Pasal 11A Aircraft Act terkait pelanggaran keselamatan dan keamanan penerbangan, serta Pasal 118(e) Kerala Police Act mengenai tindakan yang membahayakan keselamatan publik.