MANCANEGARA

87 Siswa Terserang Diare Usai Konsumsi Makan Siang Sekolah, Pemerintah Taipei Putus Kontrak Vendor!

6
×

87 Siswa Terserang Diare Usai Konsumsi Makan Siang Sekolah, Pemerintah Taipei Putus Kontrak Vendor!

Sebarkan artikel ini
Petugas Departemen Kesehatan Taipei memeriksa kantin di Sekolah Menengah Atas Chengyuan pada hari Selasa. Foto : Departemen Kesehatan Taipei.

Pemerintah Kota Taipei menunjukkan sikap tegas menyikapi dugaan keracunan makanan yang menyerang puluhan siswa di sejumlah sekolah.

Departemen Pendidikan Taipei mulai mengambil langkah untuk mengakhiri kontrak dengan perusahaan katering yang diduga berkaitan dengan munculnya keluhan kesehatan siswa. Pemerintah kota juga memperluas pemeriksaan untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Dilansir dari Taipei Times, Kasus tersebut mencuat setelah SMA Chengyuan melaporkan 87 siswanya mengalami diare dan gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan. Keluhan mulai muncul pada Senin malam setelah para siswa menyantap makan siang yang disediakan vendor katering.

Masalah serupa kemudian dilaporkan di SMA Da Li yang menggunakan perusahaan katering yang sama. Lebih dari 10 siswa dilaporkan merasa tidak enak badan selama pekan ini. Beberapa siswa yang melaporkan sakit pada Kamis bahkan didiagnosis mengalami gastroenteritis akut.

Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian pemerintah kota. Pejabat Taipei melakukan pemeriksaan ke sekolah dan memantau kondisi para siswa.

Departemen Kesehatan Taipei juga meminta sekolah memperketat disinfeksi serta menyiapkan pemeriksaan mendadak terhadap layanan katering. Pemeriksaan tidak hanya menyasar makanan yang telah disajikan, tetapi juga lingkungan pengolahan, bahan makanan, proses memasak, hingga sanitasi.

Sikap tegas pemerintah Taipei terlihat dari langkah terhadap perusahaan katering tersebut. Kontrak dengan SMA Chengyuan telah dihentikan, sementara Departemen Pendidikan Taipei tengah membahas penghentian kontrak dengan SMA Da Li.

Wali Kota Taipei Chiang Wan-an menegaskan pemeriksaan akan diperluas. Apabila ditemukan kekurangan dalam proses penyediaan makanan, pemerintah kota akan meminta perbaikan segera.

Persoalan juga diperluas ke rantai pasokan. Anggota parlemen DPP Puma Shen mengatakan sumber masalah belum tentu berasal dari perusahaan katering dan kemungkinan dapat berkaitan dengan pemasok bahan makanan.

Karena itu, penyelidikan menyeluruh diperlukan untuk memastikan dari mana sumber persoalan tersebut berasal.

Langkah Taipei menunjukkan bahwa dugaan gangguan kesehatan akibat makanan sekolah tidak diperlakukan sebagai persoalan sepele. Pemerintah tidak hanya memantau kondisi siswa, tetapi juga mengambil langkah terhadap penyedia makanan dan memeriksa seluruh rantai penyediaan katering.