Konawe Kepulauan, Siaranpublik.com- Sebuah longboat dilaporkan hilang kontak di perairan Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, dengan satu orang penumpang di dalamnya. Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari langsung mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian.
Informasi kecelakaan kapal tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari pada Rabu (31/12/2025) pukul 06.35 Wita dari Suparman, pihak keluarga korban. Longboat tersebut diketahui berlayar seorang diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 06.55 Wita Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP) menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Jarak tempuh dari Dermaga Basarnas Kendari ke LKP diperkirakan sekitar 32 nautical mile (NM).
Korban diketahui bernama Sardianto (28), seorang laki-laki warga Desa Padei Darat, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan kronologis kejadian bermula pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 07.00 Wita. Korban berangkat menggunakan longboat dari Desa Langara, Konawe Kepulauan, menuju rumahnya di Desa Padei Darat setelah mengunjungi orang tuanya.
Namun hingga pukul 11.00 Wita, korban belum juga tiba di rumah.
“Pihak keluarga dan masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil hingga laporan diterima Basarnas,” jelas Amiruddin.
Berdasarkan data dari BMKG, kondisi cuaca di sekitar perairan Konawe Kepulauan terpantau cerah berawan, dengan kecepatan angin sekitar 9 km/jam dari arah barat dan tinggi gelombang mencapai 0,5 meter.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan Basarnas Kendari menyatakan perkembangan selanjutnya akan disampaikan kemudian.

