KOLAKA UTARA, SIARANPUBLIK.COM – Abu Muslim kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kolaka Utara periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kolaka Utara yang digelar di Aula Hotel Berlian, Lasusua, Sabtu (31/1/2026).
Musda V Golkar Kolut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan strategi partai dalam menghadapi agenda politik nasional dan daerah, khususnya Pemilu 2029. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara, H. Uking Djaya, mewakili pimpinan DPD Golkar Sultra.
Dikatakan Uking, calon tunggal merupakan bagian dari dinamika politik internal partai dan tidak menyalahi aturan organisasi. Menurutnya, seluruh kader memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri, namun hak tersebut tidak dapat dipaksakan.
Ia berharap kejayaan Golkar yang pernah mendominasi kursi DPRD Kolaka Utara dapat kembali diraih, dengan target minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan.
“Target minimal kita tiga kursi DPRD. Yang penting seluruh daerah pemilihan terisi. Jika bisa lebih, tentu itu menjadi capaian yang sangat baik,” katanya.
Terkait strategi menghadapi Pemilu 2029, Golkar Sultra menekankan pentingnya penguatan struktur dan mesin partai hingga tingkat bawah. Uking Djaya menyebutkan bahwa pertarungan utama dalam politik elektoral adalah Pemilihan Calon Legislatif (Pileg).
“Jika Golkar memperoleh kursi terbanyak, maka kami lebih percaya diri mengusung calon kepala daerah. Jika belum, maka opsi koalisi tetap terbuka,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kolaka Utara terpilih, Abu Muslim, menyatakan optimistis mampu mencapai target minimal tiga kursi pada Pemilu 2029. Ia menegaskan komitmennya menjalankan arahan DPD Golkar Sultra, yakni satu kursi di setiap daerah pemilihan.
“Target satu kursi per dapil menjadi fokus kami. Bagi kader yang memiliki keterbatasan finansial atau operasional, DPD Provinsi akan menurunkan tim satgas untuk membantu mengampanyekan Partai Golkar,” jelas Abu Muslim.
Menurutnya, tim tersebut akan mengampanyekan Partai Golkar secara kelembagaan, bukan figur calon tertentu, sehingga perolehan suara menjadi suara partai dan memperkuat posisi Golkar secara menyeluruh.
Abu Muslim juga menyebutkan bahwa ke depan akan ada berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat, seperti kegiatan sosial serta bantuan untuk nelayan dan kelompok masyarakat lainnya, yang akan digerakkan oleh DPD Golkar Sultra dan disinergikan hingga tingkat kabupaten.
“Dengan konsolidasi yang solid dan dukungan penuh dari DPD Provinsi, saya optimistis Golkar Kolaka Utara mampu meraih minimal tiga kursi pada Pemilu 2029,” pungkasnya.(rus)






