BUTON SELATAN

Tujuh Hari Pencarian Nihil, Operasi SAR Remaja Hilang di Perairan Lande Buton Selatan Dihentikan

49
×

Tujuh Hari Pencarian Nihil, Operasi SAR Remaja Hilang di Perairan Lande Buton Selatan Dihentikan

Sebarkan artikel ini
Foto : Basarnas Kendari.

BUTON SELATAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari resmi menutup operasi pencarian terhadap seorang remaja yang diduga terjatuh ke laut di sekitar Perairan Lande, Kabupaten Buton Selatan, Sabtu (25/7/2026), setelah upaya pencarian selama tujuh hari tidak membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan hingga pukul 15.00 Wita, Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran di lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Operasi SAR telah memasuki hari ketujuh dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Amiruddin.

Meski operasi resmi dihentikan, Basarnas menyatakan pencarian dapat kembali dibuka apabila di kemudian hari ditemukan petunjuk atau tanda-tanda keberadaan korban.

Korban diketahui bernama Marifah (14), seorang pelajar asal Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.

Berdasarkan kronologi, peristiwa terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu korban baru selesai mengambil umpan di bagan. Salah seorang anak buah kapal (ABK) kemudian meminta korban beristirahat di dalam kamar kapal.

Sekitar 30 menit kemudian, korban sempat terlihat berada di haluan kapal. Namun pada pukul 21.00 Wita, korban sudah tidak terlihat lagi dan diduga terjatuh ke laut.

Selama operasi berlangsung, pencarian melibatkan Tim SAR Kendari, Pos SAR Baubau, BPBD Buton Selatan, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.