HEALTH

Sering Stres Soal Uang? Risiko Serangan Jantung Bisa Meningkat

52
×

Sering Stres Soal Uang? Risiko Serangan Jantung Bisa Meningkat

Sebarkan artikel ini

Tekanan finansial tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga dapat mempercepat penuaan sistem kardiovaskular. Temuan tersebut terungkap dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Mayo Clinic Proceedings dan meneliti lebih dari 280 ribu orang dewasa.

Dilansir dari Verywell Health, dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis berbagai faktor sosial yang memengaruhi kesehatan, termasuk tekanan ekonomi, kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, kondisi lingkungan, hingga akses terhadap layanan kesehatan. Hasilnya menunjukkan bahwa tekanan finansial dan ketidakamanan pangan menjadi faktor yang paling kuat terkait dengan percepatan penuaan jantung.

Peneliti menggunakan konsep cardiovascular age atau usia kardiovaskular, yakni ukuran biologis yang menggambarkan kondisi jantung dan pembuluh darah seseorang dibandingkan usia sebenarnya. Orang yang mengalami tekanan finansial cenderung memiliki usia jantung yang lebih tua daripada usia kronologisnya, yang berarti risiko penyakit jantung dan stroke menjadi lebih tinggi.

Menurut para ahli, stres yang berlangsung lama dapat memicu pelepasan hormon stres secara terus-menerus. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tekanan darah, kadar kolesterol, peradangan dalam tubuh, serta berbagai faktor lain yang berkontribusi terhadap kerusakan sistem kardiovaskular.

Temuan tersebut sejalan dengan sejumlah penelitian sebelumnya. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Cardiology menemukan bahwa individu yang mengalami tekanan finansial memiliki peluang lebih rendah untuk mencapai kondisi kesehatan kardiovaskular yang optimal dibandingkan mereka yang tidak mengalami tekanan ekonomi.

Sementara itu, sebuah meta-analisis yang menggabungkan hasil beberapa penelitian menyimpulkan bahwa stres finansial berkaitan dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular utama, termasuk penyakit jantung koroner dan serangan jantung.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara stres finansial dan kesehatan jantung, bukan berarti kekurangan uang secara langsung menyebabkan serangan jantung. Faktor-faktor lain seperti hipertensi, diabetes, merokok, pola makan, dan gaya hidup tetap menjadi penentu penting dalam kesehatan kardiovaskular seseorang.

Sumber resmi penelitian:

Mayo Clinic Proceedings – studi usia jantung pada lebih dari 280 ribu orang dewasa. 

American Journal of Preventive Cardiology – “Financial strain is associated with poorer cardiovascular health.” 

Current Problems in Cardiology – “Cardiovascular consequences of financial stress: A systematic review and meta-analysis.”