KENDARISULAWESI TENGGARA

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kota Kendari, Tim SAR Evakuasi Warga

34
×

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kota Kendari, Tim SAR Evakuasi Warga

Sebarkan artikel ini
Tim SAR mengevakuasi warga yang terjebak banjir, Foto: Humas Basarnas Kendari

KENDARI- Tim SAR terus melakukan upaya evakuasi korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Minggu (10/5).

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengungkapkan bahwa operasi dimulai sejak pagi hari dengan membagi personel ke beberapa titik terdampak. Tim 1 dikerahkan ke wilayah Kaliwanggu, Kelurahan Lepo-Lepo dan Amohalo, Kelurahan Baruga, serta berhasil menyelamatkan 12 warga.

Tim 2 kemudian bergerak ke Lorong Lasolo dan Kampung Salo untuk melakukan pemantauan dan bantuan evakuasi. Dalam operasi tersebut, tim menerima laporan adanya korban terseret arus.

Sekitar pukul 11.03 WITA, seorang anak berusia lima tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Kelurahan Benu-Benua.

Sementara itu, Tim 3 melakukan evakuasi di kawasan HBM, Pasar Anduonohu, dan Lorong Bangau di Kecamatan Kambu, dengan total enam warga berhasil diselamatkan. Tim 4 juga sempat menuju area sekitar RS Hermina Kendari setelah adanya permintaan bantuan, namun setibanya di lokasi, warga telah mengungsi secara mandiri.

Selain evakuasi, distribusi bantuan logistik juga dilakukan oleh Tim 5 ke sejumlah titik terdampak guna memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Secara keseluruhan, sebanyak 18 warga berhasil diselamatkan dalam operasi ini, sementara satu korban jiwa tidak dapat tertolong.

“Tim SAR gabungan masih bersiaga untuk melakukan pemantauan mengingat kondisi cuaca di Kota Kendari masih hujan, dengan air laut dalam kondisi pasang yang diperkirakan baru akan surut pada malam hari,” tuturnya.

Sebanyak 57 personel terlibat dalam operasi ini, didukung berbagai peralatan seperti kendaraan evakuasi, ambulans, perahu karet, serta perlengkapan keselamatan dan komunikasi.

“Kami himbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan di tengah cuaca yang belum bersahabat,” tutupnya.