MANCANEGARA

Iran Beri Syarat Kapal Asing Lewat Selat Hormuz: Usir Duta Besar AS dan Israel

3
×

Iran Beri Syarat Kapal Asing Lewat Selat Hormuz: Usir Duta Besar AS dan Israel

Sebarkan artikel ini

SIARANPUBLIK.COM- Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan kebijakan baru terkait akses pelayaran di Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran, IRGC menyatakan bahwa negara-negara Arab maupun Eropa dapat memperoleh kebebasan penuh melintasi Selat Hormuz apabila mereka mengusir duta besar dari Amerika Serikat dan Israel dari wilayahnya.

“Setiap negara Arab atau negara Eropa yang mengusir duta besar Israel dan Amerika dari wilayahnya akan memiliki kebebasan dan wewenang penuh untuk melewati Selat Hormuz mulai besok,” demikian pernyataan resmi IRGC yang disiarkan televisi pemerintah Iran.

Kebijakan tersebut muncul di tengah meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir. Iran sebelumnya menutup jalur pelayaran strategis tersebut sebagai respons atas serangan yang disebut berasal dari kedua negara tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia. Jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab ini dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak global setiap harinya, sehingga setiap ketegangan di kawasan tersebut berpotensi mengguncang pasar energi dunia.

Para analis menilai Iran masih memiliki kemampuan untuk mengganggu lalu lintas maritim di kawasan tersebut melalui armada kapal cepat, sistem rudal pesisir, serta potensi penggunaan ranjau laut di sekitar jalur pelayaran strategis.

Situasi ini membuat Selat Hormuz kembali menjadi perhatian komunitas internasional karena setiap gangguan di jalur tersebut dapat berdampak besar terhadap stabilitas ekonomi dan pasokan energi global.