KOLAKA UTARA

Hindari Blokade Jalan di Luwu, Banyak Kendaraan Angkutan Barang Pilih Jalur Laut Tobaku-Siwa

43
×

Hindari Blokade Jalan di Luwu, Banyak Kendaraan Angkutan Barang Pilih Jalur Laut Tobaku-Siwa

Sebarkan artikel ini

Kolaka Utara, SiaranPublik.com- Terputusnya sejumlah akses jalan darat di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara berdampak langsung pada arus distribusi barang antar wilayah. Untuk menjaga kelancaran pasokan logistik, jalur penyeberangan laut dari dan ke Siwa (Wajo)–Tobaku (Kolut) kini menjadi alternatif utama bagi kendaraan angkutan barang.

Staf Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Tobaku, Elok Happi menjelaskan, lonjakan arus kendaraan terjadi sejak beberapa hari terakhir, seiring penutupan jalur darat Trans Sulawesi di wilayah Luwu yang biasa digunakan armada logistik dari arah Makassar menuju Sulawesi Tenggara.

“Terjadi peningkatan yang cukup tajam dibanding hari normal. Kendaraan yang menyeberang didominasi truk roda enam, roda sepuluh, serta kendaraan roda empat pengangkut barang,” ujar Elok,
Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan data sementara, intensitas kendaraan di lintasan tersebut meningkat hingga sekitar 90 persen. Kepadatan paling terasa di Pelabuhan Siwa, Sulawesi Selatan, yang menjadi titik keberangkatan utama truk logistik.

Untuk mengantisipasi antrean panjang dan menjaga kelancaran distribusi, otoritas pelabuhan bersama operator kapal ferry memberlakukan penambahan jadwal penyeberangan.

“Kami sudah menjalankan ekstra trip sejak Sabtu lalu, baik dari Siwa ke Tobaku maupun sebaliknya, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” jelas Elok.

Sementara itu, arus kendaraan dari Pelabuhan Tobaku menuju Siwa masih terpantau normal dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.
Pihak pelabuhan memastikan kebijakan ekstra trip akan terus diberlakukan secara situasional hingga kondisi akses darat kembali normal, guna mencegah penumpukan logistik dan menjaga stabilitas pasokan barang di wilayah terdampak.