KOLAKA UTARA, SIARANPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menyiapkan langkah penanganan permanen terhadap Jembatan Desa Latawaro, Kecamatan Lambai, yang sempat terputus akibat banjir. Jembatan tersebut merupakan jalan kabupaten sekaligus jalur pintas penghubung Kecamatan Lambai dan Kecamatan Lasusua.
Sekda Kolut, Muhammad Idrus telah melakukan peninjauan secara langsung terkait kondisi jembatan tersebut bersama Kadis PUPR, Patehuddin, Kepala BPBD Mukramin dan anggota DPRD Kolut, Abu Muslim.
“Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan pascabanjir sekaligus merumuskan langkah penanganan lanjutan yang bersifat permanen,” ucap Idrus, Senin (9/2).
Luapan air sungai sebelumnya menyebabkan beberapa bagian jembatan mengalami amblas, sehingga akses transportasi masyarakat sempat terganggu. Kondisi ini berdampak langsung pada mobilitas warga yang biasa menggunakan jalur tersebut sebagai akses utama dan jalur tercepat antarwilayah.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan menyiapkan perbaikan lanjutan agar jembatan benar-benar aman dan tidak kembali rusak, terutama saat terjadi banjir susulan.
“Jalan ini sangat penting karena menjadi jalur pintas penghubung Lambai dan Lasusua. Karena itu, meskipun sudah bisa dilalui, penanganan permanen tetap akan disiapkan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintas di lokasi tersebut hingga perbaikan lanjutan selesai dilakukan, guna memastikan infrastruktur jalan dapat berfungsi optimal dalam mendukung aktivitas warga.






