KENDARISULAWESI TENGGARA

KKP dan Pemprov Sulawesi Tenggara Kirim 50 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

147
×

KKP dan Pemprov Sulawesi Tenggara Kirim 50 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Sebarkan artikel ini
Foto : Pemprov Sultra

KENDARI – Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebanyak sekitar 50 ton bantuan kemanusiaan diberangkatkan dari Kendari menuju NTT melalui jalur laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Sultra Andi Sumangerukka meninjau langsung proses pemuatan bantuan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, Senin (17/8/2026).

Bantuan tersebut diangkut menggunakan Kapal Orca 06 milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Perjalanan menuju NTT diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga hari, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan pelayaran.

Dari total bantuan yang dikirim, sekitar 40 ton merupakan bantuan dari KKP, sedangkan 10 ton lainnya berasal dari Pemprov Sultra. Bantuan terdiri dari beras, mi instan, minyak goreng, gula, biskuit, ikan kaleng, popok bayi, obat-obatan dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Sakti mengatakan, pengiriman bantuan dilakukan setelah KKP berkoordinasi dengan satuan tugas di Maumere untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.

Menurutnya, bantuan yang diberangkatkan merupakan tahap awal. KKP masih melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan, dapat ditangani secara berkelanjutan.

“Yang pasti, sama seperti yang pernah kita lakukan di Aceh, kita tidak berhenti. Kita selalu melakukan identifikasi, khususnya masyarakat-masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak,” kata Sakti.

Selain penanganan bencana, Sakti juga menyampaikan komitmen KKP melanjutkan pengembangan kawasan pesisir di Sultra. Setelah pembangunan tahap pertama Kampung Nelayan Merah Putih rampung, sekitar 60 titik lainnya direncanakan mendapat program serupa.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyebut bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas masyarakat Sultra terhadap warga NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.

Ia berharap bantuan yang dikirim melalui jalur laut dapat tiba dalam dua hingga tiga hari dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kita berharap dalam waktu dua sampai tiga hari barang ini sudah sampai ke NTT dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita yang sedang mengalami gempa di NTT,” kata Andi.