KOLAKA UTARAREGIONAL

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Pemkab Kolaka Utara Perkuat Arah Pembangunan Daerah

291
×

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Pemkab Kolaka Utara Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

KOLAKA UTARA – Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara untuk mempertegas arah pembangunan daerah.

Pemkab Kolaka Utara menempatkan sejumlah sektor sebagai prioritas, mulai dari penguatan pertanian dan peternakan, pengembangan UMKM, peningkatan pelayanan publik, pemerataan infrastruktur dasar, hingga perluasan akses pendidikan.

Arah pembangunan tersebut disampaikan Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., dalam sambutan malam ramah tamah HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bundaran Suawindu, Kota Lasusua, Senin malam (17/8/2026).

Nur Rahman mengatakan kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi diterjemahkan menjadi kerja nyata yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus menjadi dorongan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat kemandirian daerah, sekaligus membangun sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan ke depan.

“Momentum peringatan kemerdekaan ini menjadi kesempatan yang tepat bagi kita untuk melakukan refleksi dan konsolidasi,” kata Nur Rahman.

Dalam sektor ekonomi, Pemkab Kolaka Utara akan mendorong pertanian, peternakan, dan UMKM agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Ketiga sektor tersebut diarahkan semakin terhubung dengan rantai pasok regional hingga nasional.

Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya daerah mendukung ketahanan pangan yang menjadi salah satu agenda pemerintah pusat.

“Pertama, kita harus memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan UMKM agar semakin terintegrasi dengan rantai pasok regional maupun nasional, sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang digaungkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Tak hanya sektor ekonomi, pembenahan pelayanan publik juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Nur Rahman menegaskan pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan bersamaan dengan percepatan pembangunan infrastruktur dasar.

Pemerataan pembangunan, kata dia, menjadi penting agar manfaat pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu.

Bidang pendidikan juga menjadi bagian dari agenda tersebut. Pemerintah daerah berkomitmen memperluas akses pendidikan sehingga faktor geografis maupun keterbatasan infrastruktur tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Kolaka Utara untuk mendapatkan pendidikan.

“Kita berkomitmen untuk terus memperbaiki pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang merata, serta memastikan tidak ada satu pun anak di daerah kita yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan,” katanya.

Nur Rahman menilai seluruh agenda pembangunan tersebut membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan TNI-Polri, dunia usaha, serta masyarakat.

Ia menyebut stabilitas keamanan dan kondisi sosial yang kondusif merupakan modal penting untuk menjaga aktivitas ekonomi, mendorong investasi, dan memastikan program pembangunan berjalan berkelanjutan.

“Stabilitas, keamanan, dan kedamaian di Kabupaten Kolaka Utara merupakan modal dasar untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nur Rahman juga mengaitkan pembangunan Kolaka Utara dengan sejumlah agenda nasional yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026.

Ketahanan pangan dan energi, hilirisasi, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, serta penguatan semangat gotong royong dinilai perlu diterjemahkan dalam program konkret di tingkat daerah.

Dengan arah tersebut, pembangunan Kolaka Utara tidak hanya ditargetkan menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas pemerataan dan meningkatkan kapasitas masyarakat.

Di akhir sambutannya, Nur Rahman menyampaikan apresiasi kepada para veteran dan keluarga pejuang kemerdekaan yang telah mewariskan semangat perjuangan kepada generasi penerus.

Ia juga memberikan penghargaan kepada anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas dalam upacara pengibaran bendera dan akan melanjutkan tugas pada prosesi penurunan bendera.

“Jadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa yang tangguh di masa depan,” katanya.