KOLAKA UTARA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memberikan santunan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Sebanyak enam veteran masuk dalam daftar penerima bantuan tahun 2026. Masing-masing memperoleh santunan senilai Rp10 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kolaka Utara.
Penyerahan dilakukan setelah upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Aspirasi, Kompleks Perkantoran Kabupaten Kolaka Utara, Lasusua, Senin (17/8/2026).
Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nur Rahman Umar bersama Wakil Bupati H. Jumarding menyerahkan santunan tersebut dengan didampingi Kepala Dinas Sosial Kolaka Utara Masdar dan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Asmirad.
Namun, dari enam penerima yang telah ditetapkan, empat veteran masih dapat menerima santunan secara langsung. Sementara dua lainnya telah meninggal dunia setelah proses penganggaran dan penetapan penerima selesai dilakukan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kolaka Utara, Asmirad, menjelaskan kondisi tersebut tidak menyebabkan anggaran yang telah ditetapkan menjadi gugur. Hak kedua veteran tetap diberikan melalui ahli waris masing-masing.
“Karena anggaran bagi enam veteran sudah ditetapkan, maka hak dua veteran yang telah meninggal tetap disalurkan kepada ahli warisnya,” kata Asmirad.
Menurutnya, penyaluran kepada ahli waris dilakukan melalui prosedur administrasi. Pemerintah daerah melengkapi proses tersebut dengan dokumen seperti surat keterangan kematian, berita acara perubahan penerima, serta sejumlah dokumen pendukung lainnya.
Langkah itu, kata Asmirad, dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan tetap sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi administrasi maupun pengelolaan keuangan daerah.
“Seluruh proses harus didukung dokumen yang lengkap agar dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun keuangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kolaka Utara Masdar menegaskan setiap penerima memperoleh bantuan dengan nominal yang sama, yakni Rp10 juta.
Ia menyebut pemberian santunan bukan semata-mata mengenai nilai bantuan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada para veteran yang memiliki jasa dalam sejarah perjuangan bangsa.
“Meski nilainya tidak seberapa, pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat bermanfaat,” ujar Masdar.
Selain sebagai penghargaan, santunan tersebut diharapkan menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi sosial para veteran serta keluarga veteran yang telah meninggal dunia.
“Bantuan ini juga merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah terhadap veteran maupun keluarga mereka,” tutupnya.












