KOLAKA UTARA, SIARANPUBLIK.COM – Lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah membuat Pelabuhan Tobaku dipadati penumpang. Tingginya volume pemudik yang tidak sebanding dengan ketersediaan armada kapal menyebabkan sebagian penumpang harus menunggu berjam-jam, bahkan hingga bermalam di area pelabuhan.
Kondisi tersebut membuat banyak pemudik terpaksa beristirahat dengan fasilitas seadanya. Sejumlah penumpang terlihat tidur di lantai ruang tunggu tanpa alas yang memadai, termasuk anak-anak dan lansia yang turut dalam perjalanan.
Melihat langsung situasi itu, Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Muhammad Idrus, turun tangan melakukan peninjauan pada malam hari. Ia memastikan kondisi pelayanan di pelabuhan tetap berjalan serta mendengar langsung keluhan para pemudik yang menunggu jadwal keberangkatan.
Sebagai langkah cepat, pemerintah daerah melalui koordinasi dengan instansi terkait langsung menyiapkan matras untuk digunakan para pemudik. Penyediaan fasilitas ini bertujuan agar masyarakat dapat beristirahat dengan lebih layak selama menunggu giliran naik kapal.
Selain itu, Sekda juga mengingatkan petugas pelabuhan untuk menjaga ketertiban dan memberikan pelayanan secara adil, terutama dalam pengaturan antrean kendaraan maupun penumpang. Ia menegaskan pentingnya sistem antrean yang transparan guna menghindari potensi konflik di tengah kepadatan.
Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara berharap upaya ini dapat membantu meringankan beban para pemudik, sekaligus memastikan perjalanan mereka berlangsung aman dan nyaman hingga tiba di kampung halaman.
Momentum arus mudik tahun ini kembali menjadi perhatian serius pemerintah daerah, yang berkomitmen untuk hadir langsung memberikan solusi di tengah kebutuhan masyarakat.






