KOLAKA UTARA

Harga Gas Melon Tembus Rp50 Ribu, Wabup Kolut Turun Tangan Atasi Kelangkaan

338
×

Harga Gas Melon Tembus Rp50 Ribu, Wabup Kolut Turun Tangan Atasi Kelangkaan

Sebarkan artikel ini

KOLAKA UTARA, SIARAN PUBLIK – Kelangkaan elpiji 3 kilogram di Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara membuat harga di tingkat pengecer melonjak hingga Rp50 ribu per tabung, lebih dari dua kali lipat harga eceran tertinggi (HET) Rp23 ribu. Kondisi ini langsung direspons Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding.

“Kelangkaan ini harus segera ditangani karena menyangkut kebutuhan pokok warga. Saya minta Dinas Perdagangan segera berkoordinasi dengan Pertamina dan agen agar distribusi kembali normal,” tegas Jumarding, Jumat (22/8/2025).

Kepala Dinas Perdagangan Kolaka Utara, Ahdan Alwi, menjelaskan hambatan distribusi terjadi karena dua agen mengalami kerusakan armada sehingga sekitar sembilan mobil pengangkut belum menyalurkan tabung. Dari jatah 5.400 tabung untuk Lasusua, sebagian besar masih tertahan di gudang Pertamina.

Ahdan memastikan pasokan akan segera ditarik dan disalurkan mulai hari ini. Pemerintah juga menyiapkan operasi pasar elpiji 3 kilogram dalam waktu dekat untuk menekan harga di masyarakat.

Selain itu, Pemkab Kolut menekankan perlunya pengawasan ketat agar stok gas melon tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. “Kami terus kawal distribusi agar tidak ada kelangkaan berkepanjangan,” kata Jumarding.

Elpiji 3 kilogram menjadi kebutuhan vital bagi rumah tangga, pedagang kecil, hingga pelaku usaha kuliner. Karena itu, pemerintah menegaskan ketersediaannya harus terjamin agar aktivitas ekonomi warga tetap berjalan.(rus)