NASIONAL

17.550 Tenaga Kerja Terserap Program Kampung Nelayan Merah Putih

39
×

17.550 Tenaga Kerja Terserap Program Kampung Nelayan Merah Putih

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, SIARANPUBLIK.COM – Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas pemerintah telah menyerap sebanyak 17.550 tenaga kerja di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Presiden Prabowo Subianto pun meminta agar program tersebut terus dipercepat karena dinilai berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, Presiden menaruh perhatian besar pada program-program padat karya, khususnya pembangunan kampung nelayan dan pembuatan kapal tangkap ikan.

“Presiden menghendaki percepatan kerja, terutama di sektor yang mampu menyerap banyak tenaga kerja. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan produksi kapal tangkap ikan menjadi salah satu fokus utama,” ujar Prasetyo usai Taklimat Awal Tahun di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Selain membuka lapangan pekerjaan, program KNMP juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi perikanan. Menurut Prasetyo, sektor perikanan memiliki peran strategis dalam pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.

“Program ini tidak hanya padat karya, tetapi juga akan meningkatkan produksi protein dari sektor perikanan untuk memperbaiki asupan gizi masyarakat,” katanya.

Berdasarkan rilis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pembangunan KNMP tahap pertama di 65 lokasi telah melibatkan rata-rata 270 tenaga kerja di setiap daerah. Tenaga kerja tersebut mencakup sektor konstruksi, nelayan, hingga tenaga operasional kampung nelayan.

Ke depan, jumlah tenaga kerja diproyeksikan terus meningkat seiring beroperasinya fasilitas pendukung, penguatan logistik perikanan, serta pengembangan layanan usaha dari hulu hingga hilir.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari prioritas nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui model pemberdayaan ekonomi yang inklusif. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan ekosistem ekonomi berbasis komunitas nelayan.

Pada tahap awal, KNMP dibangun di 65 titik pesisir di seluruh Indonesia. Pemerintah selanjutnya akan melanjutkan pembangunan di 35 titik tambahan sebelum diperluas secara bertahap hingga mencapai 1.000 titik kampung nelayan.