KENDARISULAWESI TENGGARA

Selain Sistem Stasioner, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra Gunakan Metode Hunting System Tindak Pelanggar

263
×

Selain Sistem Stasioner, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra Gunakan Metode Hunting System Tindak Pelanggar

Sebarkan artikel ini

KENDARI, SIARAN PUBLIK – Dalam mendukung suksesnya Operasi Patuh Anoa 2025, Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) tak hanya fokus pada penindakan pelanggaran lalu lintas dengan sistem stasioner, namun juga mengedepankan metode Hunting System dan penindakan langsung terhadap pelanggar yang tertangkap tangan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan dari Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, sebagai bentuk proaktif kepolisian dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

“Kegiatan ini adalah komitmen nyata kepolisian untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Sultra,” ujar Kombes Argowiyono, Kamis (24/7/2025).

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Gakkum sekaligus Kasatgas Gakkum Operasi Patuh Anoa 2025, AKBP Faisal, S.Sos, beserta sejumlah personel. Selain melakukan penindakan hukum di lapangan, petugas juga memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat pengguna jalan.

“Penindakan dilakukan secara bertahap pagi, siang, dan malam di seputaran Kota Kendari. Hasilnya, tercatat 19 kendaraan dikenakan tindakan, dengan rincian 9 penilangan (yustisi) dan 10 teguran (non-yustisi),” ujarnya.

Dikatakan Kombes Argowiyono, tidak semua pelanggaran langsung dikenai tilang, namun sebagian diberikan teguran dengan pendekatan edukatif. Momentum ini digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Selain penindakan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan dan menaati aturan lalu lintas. “Upaya ini diharapkan lebih menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban,” tutupnya.

Operasi Patuh Anoa 2025 sendiri merupakan bagian dari program nasional kepolisian untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di seluruh Indonesia.