Buton Selatan, SiaranPublik.com– Operasi pencarian terhadap seorang lansia yang dilaporkan hilang di kebun Desa Busowa, Kabupaten Buton Selatan, resmi dihentikan setelah tujuh hari pencarian tidak membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa hingga Sabtu (4/4) pukul 14.00 Wita, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Mengingat operasi SAR telah memasuki hari ke-7 dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, serta berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait termasuk keluarga korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” ujar Amiruddin.
Ia menambahkan, seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Namun, operasi SAR dapat kembali dibuka apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Korban diketahui bernama La Wule (80), seorang laki-laki warga Sampolawa-Tira, Kabupaten Buton Selatan. Ia dilaporkan hilang sejak Senin, 24 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 Wita.
Berdasarkan kronologi kejadian, korban saat itu pergi ke kebun untuk mengantarkan ikan kepada keponakannya yang tinggal di area kebun. Namun hingga informasi diterima oleh pihak berwenang, korban tidak pernah tiba di lokasi tujuan.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga dan masyarakat sekitar, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak SAR.
Dengan dihentikannya operasi SAR hari ketujuh ini, pihak keluarga dan masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan petunjuk baru terkait keberadaan korban.(*)



