NASIONAL

Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara, Warga Berhamburan Selamatkan Diri

44
×

Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara, Warga Berhamburan Selamatkan Diri

Sebarkan artikel ini

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah barat daya Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB. Guncangan kuat yang terjadi secara tiba-tiba membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Di Ternate, getaran dirasakan sangat kuat hingga mencapai skala V-VI MMI, membuat sejumlah warga memilih keluar rumah karena khawatir bangunan roboh. Sementara di Manado dan Gorontalo, guncangan terasa dengan intensitas lebih rendah, yakni IV hingga III MMI.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami. Status siaga diberlakukan di beberapa wilayah seperti Ternate, Halmahera, Tidore, Bitung, hingga sebagian Minahasa. Masyarakat di kawasan pesisir diimbau segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi potensi gelombang tsunami.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 1,25° Lintang Utara dan 126,27° Bujur Timur, sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 33 kilometer. Gempa ini tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas sesar naik (thrust fault) akibat deformasi kerak bumi.

Di Ternate, getaran dirasakan sangat kuat hingga mencapai skala V-VI MMI, membuat sejumlah warga memilih keluar rumah karena khawatir bangunan roboh. Sementara di Manado dan Gorontalo, guncangan terasa dengan intensitas lebih rendah, yakni IV hingga III MMI.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami. Status siaga diberlakukan di beberapa wilayah seperti Ternate, Halmahera, Tidore, Bitung, hingga sebagian Minahasa. Masyarakat di kawasan pesisir diimbau segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi potensi gelombang tsunami.

Pemantauan alat ukur muka laut menunjukkan adanya kenaikan permukaan air di sejumlah titik, di antaranya Halmahera Barat 0,30 meter, Bitung 0,20 meter, Sidangoli 0,35 meter, Minahasa Utara 0,75 meter, serta Belang 0,68 meter.

Hingga pukul 06.50 WIB, tercatat 11 gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 5,5. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, serta hanya mengikuti informasi resmi dari sumber terpercaya untuk menghindari kepanikan akibat informasi yang tidak benar.