KOLAKA UTARA

DPRD Kolaka Utara Dorong PLN Percepat Realisasi Listrik di Desa Tertinggal

8
×

DPRD Kolaka Utara Dorong PLN Percepat Realisasi Listrik di Desa Tertinggal

Sebarkan artikel ini

KENDARI, SIARANPUBLIK.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolaka Utara mendorong percepatan realisasi program listrik desa dengan melakukan kunjungan kerja ke Kantor UP2K PLN Kendari pada 11 Februari 2026. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan masyarakat di sejumlah titik di Kolaka Utara yang hingga kini belum teraliri listrik.

Rombongan DPRD dipimpin Wakil Ketua I Muhammad Syahir, S.Sos., bersama Ketua Komisi III Samsir, ST., M.Si., dari Fraksi PKB. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Manager UP2K PLN Kendari, Joni Alexander Heyt Sitorus.

Dalam pertemuan itu, DPRD menekankan pentingnya percepatan realisasi jaringan listrik desa, mengingat masih ada beberapa wilayah yang belum menikmati layanan listrik.

Muhammad Syahir menyampaikan harapan agar PLN dapat memberikan solusi terbaik demi mempercepat proses penyambungan listrik bagi masyarakat.

“Sampai saat ini sudah ada tiga desa yang terpasang jaringan listrik, yakni Desa Tarengga, Desa Bukit Tinggi, dan Desa Sarambu. Namun masih terdapat beberapa desa lainnya yang belum teraliri listrik karena proses pinjam pakai kawasan masih berlangsung,” ujar Samsir.

Ia menjelaskan, kendala utama saat ini terletak pada proses administrasi pinjam pakai kawasan yang sedang diurus oleh Dinas Perumahan. DPRD berharap proses tersebut dapat segera diselesaikan agar tahapan pembangunan jaringan listrik dapat dilanjutkan tanpa hambatan.

Sementara itu, Manager UP2K PLN Kendari, Joni Alexander Heyt Sitorus, menyambut baik kunjungan DPRD Kolaka Utara. Ia menegaskan bahwa percepatan pemasangan listrik di kawasan yang dimaksud akan dilakukan setelah proses pinjam pakai kawasan rampung.

“Kami akan segera menindaklanjuti usulan yang disampaikan DPRD dan berkoordinasi dengan tim teknis agar realisasi listrik desa dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

DPRD Kolaka Utara memastikan akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi lintas instansi guna mempercepat akses listrik di desa-desa yang belum terjangkau. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.