KENDARI

Basarnas Kendari Kirim 15 Personel Perkuat Operasi SAR Pesawat Hilang Kontak di Maros–Pangkep

51
×

Basarnas Kendari Kirim 15 Personel Perkuat Operasi SAR Pesawat Hilang Kontak di Maros–Pangkep

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari mengerahkan tim rescue untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat yang dilaporkan hilang kontak di wilayah pegunungan Maros–Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pengerahan tim tersebut dilakukan setelah Comm Centre KPP Kendari menerima Bra SAR dari Direktur Operasi Basarnas pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 19.00 Wita, terkait permintaan perbantuan dalam operasi SAR kecelakaan pesawat tersebut.

Menindaklanjuti arahan tersebut, pada Kamis, 22 Januari 2026 pukul 08.15 Wita, Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju Makassar melalui jalur udara guna memberikan dukungan perkuatan personel serta alutsista kepada KPP Makassar selaku On Scene Commander operasi SAR.

Sebanyak 15 personel dikerahkan dalam misi ini, terdiri dari 14 orang rescuer dan satu orang perawat. Tim dilengkapi dengan berbagai peralatan SAR, antara lain peralatan komunikasi, peralatan SAR medis, peralatan SAR gunung dan hutan, peralatan evakuasi di ketinggian, serta sejumlah peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., menyampaikan bahwa pengiriman tim ini merupakan bentuk sinergi dan kesiapsiagaan Basarnas dalam mendukung operasi SAR berskala nasional, khususnya pada kejadian kecelakaan yang membutuhkan penanganan di medan berat.

“Perkuatan personel dan peralatan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,” ujarnya.

Hingga saat ini, operasi SAR kecelakaan pesawat di wilayah Maros–Pangkep masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.