KOLAKA UTARA

Di Atas Kertas Aman, Lapangan Kosong: Distribusi Elpiji 3 Kg di Kolaka Utara Dipertanyakan

69
×

Di Atas Kertas Aman, Lapangan Kosong: Distribusi Elpiji 3 Kg di Kolaka Utara Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Foto: Ilustrasi

KOLAKA UTARA, SIARANPUBLIK.COM-Distribusi elpiji 3 kilogram di Kabupaten Kolaka Utara tercatat berjalan lancar berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan setempat . Penyaluran dari depo ke agen disebut rutin dilakukan setiap hari tanpa kendala berarti.

Namun, kondisi di lapangan justru berbanding terbalik. Sejumlah pangkalan dilaporkan tidak memiliki stok, meskipun pasokan disebut terus masuk secara berkala.

Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kolaka Utara, Abu Bakri, mengungkapkan pihaknya telah mengantongi data distribusi yang menunjukkan penyaluran berjalan normal. Ketidaksesuaian antara data dan kondisi riil inilah yang kini tengah ditelusuri.

“Data distribusi kami jelas, setiap hari ada penyaluran ke agen. Tapi di lapangan, ada yang kosong. Ini yang sementara kami telusuri,” umgkapnya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai pihak, dugaan sementara kendala distribusi berada di tingkat pangkalan. Keterbatasan pengawasan menjadi tantangan, sehingga membuka celah terjadinya penyimpangan.

Selain itu, muncul indikasi adanya oknum yang menyalurkan elpiji subsidi tidak sesuai peruntukan. Bahkan, elpiji 3 kg diduga dibawa ke luar daerah karena selisih harga yang lebih tinggi.

“Kalau benar ada yang membawa ke luar daerah atau menjual tidak sesuai aturan, ini jelas pelanggaran. Elpiji 3 kg ini hak masyarakat kurang mampu, bukan untuk disalahgunakan,” tegas Abu Bakri.

Ia juga menyoroti adanya pihak yang tidak berhak namun tetap menggunakan elpiji subsidi, sehingga mempersempit akses bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran. Sanksi hingga pencabutan izin siap diberlakukan.

“Kalau terbukti ada yang menimbun atau memanfaatkan situasi, kami tidak segan mencabut izin pangkalan tersebut,” janji Abu Bakri.

Di sisi lain, pemerintah memastikan pasokan elpiji ke wilayah Kolaka Utara tetap berjalan normal. Pada hari ini, mobil pengangkut tabung gas juga tercatat masuk ke wilayah Lasusua sebagai bagian dari distribusi rutin.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), serta aktif melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan di lapangan.

“Semua akan kami telusuri dan tindak sesuai aturan,” tutup Abu Bakri. (rus)