KOLAKA UTARA

Rencana Pembangunan Smelter di Kolaka Utara Dipercepat

1312
×

Rencana Pembangunan Smelter di Kolaka Utara Dipercepat

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, SIARAN PUBLIK-Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara mengambil langkah strategis mempercepat realisasi pembangunan smelter di wilayahnya. Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat percepatan investasi bersama PT Kolaka Resource Industrial Park (KRIP) di Jakarta, Senin (21/7/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nurrahman Umar dan dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Direktur PT KRIP, Mr. Kevin. Hadir pula Pls. Sekretaris Daerah, H. Muhammad Idrus, bersama kepala OPD seperti Dinas PUPR, Perumahan, Perikanan, Pertanian, Kesehatan, Perindustrian, PTSP, dan Bappeda.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak menyepakati percepatan proses administrasi, perizinan, serta pembangunan infrastruktur pendukung agar proyek smelter yang telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat dimulai paling lambat tahun 2026.

“Kita targetkan pembangunan smelter sudah mulai on progress di tahun 2026. Maka tahun ini, segala bentuk administrasi dan kesiapan teknis harus tuntas. Pemerintah daerah mendukung penuh karena ini menyangkut harapan besar masyarakat Kolaka Utara,” tegas Pls. Sekda H. Muhammad Idrus.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan smelter bukan sekadar urusan investasi, tetapi bagian dari solusi atas problem utama daerah, khususnya rendahnya serapan tenaga kerja lokal.

“Kehadiran smelter ini harus menjawab tantangan utama kita: lapangan kerja. PT KRIP sudah menyatakan komitmen untuk mengutamakan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen,” ungkapnya.

Tak hanya berdampak pada lapangan kerja, proyek ini juga diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.

Pihak PT KRIP turut menyampaikan harapannya agar seluruh proses perizinan dan dukungan dari pemerintah daerah dapat berjalan dengan lancar. Terlebih proyek ini juga didukung investor asing, yakni Huayu Group, sebagai bagian dari Penanaman Modal Asing (PMA).

“Stabilitas daerah menjadi syarat utama untuk menarik investor. Kami berharap kerja sama dan jaminan keamanan dari pemerintah daerah bisa menjamin kelancaran proyek ini,” jelas perwakilan perusahaan.

Dengan komitmen bersama antara Pemkab Kolaka Utara dan pihak investor, percepatan pembangunan smelter diharapkan menjadi tonggak awal terbentuknya kawasan industri yang akan mengangkat kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sektor ekonomi lokal.