TAPANULI TENGAH, SIARANPUBLIK.COM-Komandan Kodim (Dandim) 0211/Tapanuli Tengah, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.H. Int., M.H.I., memimpin langsung patroli jalan kaki sekaligus pembagian bantuan logistik ke wilayah terisolir di Desa Si Giring-Giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (29/12/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh TNI Satgas Penanggulangan Bencana (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan dengan melibatkan 38 personel. Para prajurit harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 7 kilometer untuk menjangkau lokasi terdampak bencana yang sulit diakses kendaraan.
Selain memastikan distribusi bantuan menjangkau masyarakat, patroli ini juga bertujuan untuk mengecek langsung kondisi akses jalan yang terisolir sebagai bahan pendataan dan dasar penanganan lanjutan pascabencana.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Gulbencal membawa sebanyak 70 paket logistik berisi beras dan sembako. Bantuan disalurkan kepada warga di tiga lokasi, yakni 27 kepala keluarga di Lingkungan IV Kelurahan Hutanabolon, 38 kepala keluarga di Desa Si Giring-Giring, serta 16 kepala keluarga di Dusun Simamak, Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka.
Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono mengatakan, patroli jalan kaki dilakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sekaligus untuk mengetahui kondisi riil di lapangan.
“Patroli ini kami lakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mengecek langsung akses jalan yang terisolir sebagai dasar pendataan dan penanganan lanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa kehadiran Satgas Gulbencal merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Kodam I/Bukit Barisan akan terus hadir melalui Satgas Gulbencal untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara aman dan tepat sasaran, khususnya di wilayah terisolir yang sulit dijangkau,” katanya.






