HEALTH

Menkes Budi Ingatkan Perempuan: Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok

31
×

Menkes Budi Ingatkan Perempuan: Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengingatkan perempuan agar lebih waspada terhadap risiko kesehatan yang dapat timbul dari memiliki pasangan perokok. Peringatan tersebut disampaikan Budi melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @bgsadikin, yang menyoroti bahaya rokok bagi orang di sekitar perokok.

“Buat para perempuan, termasuk anak kamu sendiri, jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar. Dia yang merokok, tapi tubuhmu yang harus nanggung,” ujar Budi.

Menurut Budi, dampak rokok tidak hanya dirasakan oleh mereka yang merokok secara aktif. Perempuan yang hidup bersama pasangan perokok berisiko terpapar zat berbahaya setiap hari, meskipun tidak mengonsumsi rokok secara langsung.

Ia menjelaskan, residu rokok dapat menempel di berbagai media dan bertahan dalam waktu lama. Racun tersebut bisa melekat pada pakaian, rambut, kulit, hingga udara di sekitar, lalu masuk ke dalam tubuh tanpa disadari.

“Asap rokok yang nempel di udara, di baju, di rambut, bahkan di kulit, itu bisa masuk ke tubuhmu tanpa disadari,” kata Budi.

Paparan berkepanjangan ini, lanjutnya, berpotensi menjadikan perempuan sebagai perokok pasif maupun thirdhand smoker. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan serius, termasuk kanker.

Budi menyebut, paparan zat beracun dari rokok dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker payudara dan kanker serviks hingga lebih dari 40 persen. Kedua jenis kanker ini dinilai berbahaya karena dapat berkembang dengan cepat dan berdampak besar pada kualitas hidup.

“Dua kanker ini bisa cepat menggerogoti tubuh, bikin aktivitas hari ini jadi susah, bahkan mendekatkanmu dengan kematian,” tegasnya.

Menkes menekankan pentingnya perempuan menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama dalam setiap pilihan hidup. Memilih pasangan dengan gaya hidup sehat dinilai sebagai langkah pencegahan yang nyata terhadap risiko penyakit di masa depan.

Selain itu, ia juga mengingatkan para orang tua untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada anak perempuan agar mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dan aman dalam menjalin hubungan pribadi.