RAGAM

Jalan Tak Beraspal Ini Serasa Lewat Pintu Tol, 9 Palang Minta Bayaran

148
×

Jalan Tak Beraspal Ini Serasa Lewat Pintu Tol, 9 Palang Minta Bayaran

Sebarkan artikel ini

Pengalaman melintas di jalur Seba-Seba dikeluhkan seorang warga melalui media sosial. Dalam perjalanan pulang dari Morowali menggunakan mobil, ia mengaku harus melewati sembilan palang yang masing-masing meminta bayaran.

Keluhan tersebut didokumentasikan dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Facebook Wike Afrilia Pasang. Dalam unggahannya, ia menceritakan satu per satu pungutan yang harus dikeluarkan selama melewati jalur tersebut.

Permintaannya juga tidak tanggung-tanggung, uang yang dikeluarkan setiap melintasi palang mulai dari Rp10 Ribu hingga Rp50 Ribu.

Pada palang pertama, ia mengaku membayar Rp15 ribu. Kemudian di palang kedua, ia memberikan Rp20 ribu, tetapi diminta Rp40 ribu dengan alasan jalan yang dilalui merupakan jalan pribadi.

Memasuki palang ketiga, ia kembali membayar Rp15 ribu. Sementara di palang keempat, ia mengaku diminta Rp50 ribu. Setelah ditawar, pembayaran akhirnya menjadi Rp30 ribu.

Pungutan berikutnya terjadi di palang kelima sebesar Rp10 ribu. Di palang keenam, ia membayar Rp50 ribu. Kali ini, ia mengaku memberikan uang tersebut dengan ikhlas setelah pihak yang meminta menyampaikan bahwa uang tersebut digunakan untuk memperbaiki jalan jika mengalami kerusakan.

Selanjutnya, pada palang ketujuh, ia diminta memberikan uang seikhlasnya dan menyerahkan Rp15 ribu. Di palang kedelapan dan kesembilan, masing-masing kembali mengeluarkan Rp15 ribu.

Jika seluruh pembayaran tersebut dijumlahkan, total uang yang dikeluarkan mencapai Rp205 ribu hanya untuk melewati sembilan palang.
Kondisi tersebut membuatnya mempertanyakan besarnya uang yang berpotensi terkumpul jika jumlah kendaraan yang melintas cukup banyak setiap harinya.

Ia bahkan mengajak warganet membayangkan jika terdapat 100 mobil yang melintas dalam sehari. Menurutnya, para pengemudi angkutan harus bekerja sejak pagi hingga malam untuk mendapatkan penghasilan, namun masih dibebani dengan pungutan selama melintasi jalur tersebut.

Ia juga menyebut jumlah kendaraan yang melintas bisa lebih dari 100 mobil dalam sehari. Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan dan belum terdapat data resmi mengenai jumlah kendaraan maupun total uang yang terkumpul dari pungutan tersebut.

Keluhan ini pun menjadi sorotan di media sosial. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti siapa pihak yang memasang sembilan palang tersebut, dasar pungutan, serta peruntukan uang yang diminta dari para pengguna jalan.