BeritaBirokrasiTerkini

Kungker Ke Disparpora, Komisi 1 DPRD Kota Pasuruan Dikecewakan

12Views

PASURUAN,  Siaranpublik.com

Kunjungan kerja komisi 1 DPRD Kota Pasuruan ke kantor Disparpora Kota Pasuruan, Senin (13/01/20) dibuat kecewa oleh sambutan Kepala Disparpora Kota Pasuruan. Masalahnya, Kunjungan resminya disambut kurang gereget tanpa persiapan. Buktinya, kehadiran wakil rakyat tersebut, tidak langsung ditemui oleh kepala dinas, malah di suruh nunggu. Alasannya, masih ada rapat dengan camat-camat sekota Pasuruan.

Ditambah lagi, tempat pertemuan yang membingungkan. Disuruh naik ke ruang atas, diatas kondisinya kotor dan semerawut. Menunggu ketidak pastian selama sekitar 30 menit, akhirnya wakil rakyat tersebut memutuskan untuk kembali ke kantor dewan.

Ketika rombongan komisi 1 bersiap angkat kaki, Kepala Disparpora Kota Pasuruan, Hardi Utoyo tiba-tiba muncul dan menyilahkan tamunya tersebut masuk. Namun tidak semuanya berkenan masuk, dua anggota dewan dari Fraksi PKB menolak dan memutuskan balik ke kantor dewan.

Mahfud, salah satu anggota komisi 1 yang memilih balik ke kantor dewan mengatakan, komisi 1 dari Fraksi PKB menolak melanjutkan kunjungan kerja ke kantor Disparpora karena tidak dihiraukan oleh tuan rumah. ” Kami memilih balik sebab kami tidak dihiraukan. Kami datang kesana (kantor Disparitas) secara resmi, disertai surat tugas. Lagi pula kami tidak ujuk- unjuk datang. Kami berkirim surat dulu yang dilayangkan hari Jumat (10/01) kemarin, “sesalnya.

Kejadian tersebut juga disesalkan Sutirta, anggota Komisi 1 dari Fraksi Partai Golkar. Dia mengatakan, kejadian tersebut mestinya tidak perlu terjadi jika pihak Disparpora memperhatikan surat dari sekretariat dewan yang dilayangkan sebelumnya, bahwa pertemuan dijadwalkan jam 10.00 WIB. “Tidak seperti ini. Masak kami disuruh menunggu kepala dinas yang katanya sedang rapat dengan para camat. Kami ini merupakan representasi masyarakat Pasuruan. Apalagi kami datang resmi disertai surat tugas. Jika pihak Disparpora tidak bisa menerima kami, kami mita surat resmi alasannya, “tegas Sudirta.

Menurut Farida, pendamping dari sekretariat dewan, surat pemberitahuannya sudah dikirim hari Jumat kemarin dan tertulis jam.10.00 WIB. Namun kepala dinas mengira kunjungan legeslatif tersebut pada jam.01.00 WIB.

Akhirnya kunjungan kerja pun dilanjutkan tanpa dua anggotanya dari Fraksi PKB yakni, M.Mahfud dan H. Nawawi.

wartawan : mulyo prabowo

editor.          : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply