BeritaTerkini

Desa Ranu Klindungan Menggelar Kirab Muharom Ceria

80Views

PASURUAN,  Siaranpublik.com

Desa Ranu Klindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, menggelar acara Kirab Muharom Ceria, dalam rangka peringatan tahun baru Islam 1441 Hijriyah dan selamatan Desa tahun 2019. Diberangkatkan dari halaman wisata Danau Ranu di pedukuhan Bandilan l, pukul 14.00 oleh Kepala Desa Ranu Klindungan, Mochamad Nizar, menuju balai Desa Ranu Klindungan yang berjarak 700 meter.

Arak-arakan diawali oleh barisan pemerintah desa dengan dandanan Warok Ponorogo. Tampilannya nampak beda. Kelihatan lebih garang dan berwibawa. Ada juga tampilan unik yang menarik perhatian penonton sepanjang jalan yakni fashion show tampilan dari pemuda Bandulan ll. Memang layak disebut unik, karena material atau bahan yang dipakai seluruhnya dari barang- barang bekas.

Yang wajib ada di acara ini adalah ancak. Ancak sendiri memiliki makna kebersamaan dan wujud syukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat dan rezeki masyarakat desa. Ada 8 ancak yang diarak. Ancak yang berisi rangkaian buah dan sayur mayur tersebut berasal dari 5 RW. RW 5 mengeluarkan 3 ancak, RW 1 mengeluarkan 2 ancak dan RW lainnya masing-masing satu ancak

Sesampainya finish di balai Desa Ranu Klindungan sore hari, ancak-ancak tersebut didoakan dulu oleh modin desa dan akhirnya menjadi rebutan warga. Momen inilah yang ditunggu-tunggu warga, kemeriahannya berebut buah dan sayur mayur dari acak menjadi hiburan sendiri bagi masyarakat yang menonton acara ini.

Kepala Desa Ranu klindungan, Mokhamad Nizar, terkait kirab Muharom Ceria menjelaskan, Kirab ini merupakan acara tahunan desa Ranu Klindungan. Intinya mengarah pada kebersamaan. “Untuk membangun desa tidak bisa individu maupun kelompok harus melibatkan semuanya, seperti dari unsur pendidikan, unsur paguyuban kebudayaan, Karang taruna dan PKK, yang arahnya akan mewujudkan desa ini menjadi desa wisata dengan jargon Dewi Endang Sukarni, Artinya, Desa Wisata Enak Dipandang Subur dan Suka Warna-warni, “terangnya.

Lanjut Mochamad Nizar, gelaran ruwatan desa dan gerakan ijo royo-royo Ranu Klindungan (GIRRR) yaitu gerakan penghijauan menanam 50 tanaman disetiap rumah, yang dimulai sejak 5 Oktober tahun 2017 lalu, merupakan wujud dukungan untuk mewujudkan desa wisata.

“Acara ini merupakan bentuk membangun kebersamaan dalam rangka Membangun jiwa pada masyarakat untuk peduli pada lingkungan yang mulai terkikis di era internetisasi, terutama generasi muda “ucap mochamad Nizar.

Kegiatan tersebut diikuti dari unsur pendidikan dari SDN Ranu Klindungan ll. TK Darmawangsa Lilit Sapo. Dari unsur pendidikan agama, dari Majelis Taklim Baitul Arkam, TPQ Al Amanah, TPQ Al Hidayah, MMP Darul Ulum Grati. (koj/bow/red.)

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply